Satelit9.com,New York- Harga minyak naik tipis di perdangan New York, Selasa atau Rabu (27/6) pagi. Sementara harga minyak di London melonjak di tengah pemogokan pekerja minyak di Norwegia yang diperkirakan mengurangi produksi.
Kontrak utama New York, minyak mentah ablaze candied untuk pengiriman Agustus, berakhir pada US$79,36 per barel, naik 15 sen dari tingkat penutupan Senin. Di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus melompat US$2,01 menetap di US$93,02 per barel.
Andy Lipow dari Lipow Oil Associates mengatakan aksi utama pasar minyak all-around berada di pasar Brent, karena ketegangan tenaga kerja di Norwegia. Lebih dari 700 pekerja minyak mogok di Norwegia pada Ahad lalu, setelah perundingan pensiun gagal.
Asosiasi Industri Minyak Norwegia mengatakan, penutupan produksi berikutnya bisa menghabiskan biaya puluhan juta dolar per hari. Pemogokan itu membantu mengangkat pasar minyak AS, tetapi diimbangi kekhawatiran tentang permintaan di kedua sisi Atlantik karena krisis utang negara zona euro menekan pertumbuhan.
"Kami sedang menunggu untuk melihat statistik di AS," kata Lipow, mengacu pada laporan mingguan persediaan minyak departemen energi AS yang akan keluar pada Rabu.
Amerika Serikat, negara konsumen minyak terbesar di dunia, telah memperlihatkan serangkaian peningkatan stok minyak mentah yang menurut ahli menunjukkan lemahnya permintaan dalam ekonomi yang lamban.
Sementara itu, Badai tropis Debby melayang perlahan menuju Florida pada Selasa, setelah memaksa beberapa produksi minyak di Teluk Meksiko ditutup.
"Badai tropis Debby menyebabkan penutupan 44 persen dari produksi Teluk Meksiko mulai Minggu, dan juga dapat berdampak pada kedatangan impor di Pesisir Teluk pada minggu depan," kata Nic Brown dari Natixis.
Kekhawatiran utang negara zona euro menyelimuti pasar menjelang KTT Uni Eropa pada Kamis dan Jumat, dengan para pedagang ragu bahwa sesuatu yang konkret akan disetujui tentang bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikan kekacauan zona euro, kata Justin Harper, ahli strategi pasar untuk IG Markets Singapura.
"Karena penurunan peringkat bank-bank Spanyol dan Siprus ... (pedagang) merasa sangat sinis terhadap retorika," katanya.
Dia menambahkan bahwa Uni Eropa sejauh ini memiliki "sangat sedikit arah" tentang sebuah solusi untuk kesulitan utang zona euro, dan "memadamkan kebakaran serta mencoba untuk mengatasi krisis daripada mencoba untuk bergerak maju."(@Eko)
