Satelit9.com,Jakarta - Fauzi Bowo dinilai akan panik jika Pilkada DKI Jakarta hingga dua putaran. Sebab saat putaran kedua, dia sudah tidak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta lagi.
"Pada putaran kedua, dia sudah tidak menjabat gubernur sehingga dia tidak lagi bisa menggunakan birokrasi," kata Koordinator Koalisi Independen Masyarakat Miskin (Klimis) se-Jakarta Azman Muchtar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu malam(17/6)kepada satelit9.com.
Jika Fauzi Bowo tidak menang satu putaran, lanjut Azman, ongkos politik dan potensi kalahnya di putaran kedua akan lebih besar.
"Bulan depan sudah Puasa dan Lebaran. Tentu Fauzi Bowo harus mengeluarkan biaya ratusan miliar untuk menghibur pendukungnya agar tetap setia," ujar Azman.
"Jadi kalau soal panik, Fauzi Bowo yang lebih panik karena faktor-faktor di atas," tegas Azman.(@cool)
