• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Kantor surat kabar harian Posko Malut diserang Preman

    Last Updated 2012-05-31T20:41:36Z


    Satelit9.com,Ternate - Aksi kekerasan yang mengancam kebebasan pers kembali terjadi. Kali ini, kantor surat kabar harian Posko Malut di Ternate, Maluku Selatan diserang oleh oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Malut, Isak Naser.
    Isak menyambangi kantor media tersebut dengan membawa sejumlah preman yang sudah dalam keadaan mabuk berat, dan mengobrak abrik se isi kantor.
    Penyerangan Kantor Harian Posko Malut ini merupakan buntut dari pemberitaan yang menyebut Ishak Naser bagi-bagi uang Ranperda tahun 2011 pada sebuah berita edisi Rabu (16/5) 
    Berdasarkan keterangan Pimpinan Redaksi harian Posko malut, Burhan Ismail,kepada satelit9.com peristiwa penyerangan ini terjadi sekira pukul 20.30 Wit. Kantor harian Posko malut beralamat di Jalan Toboko, Kota Ternate Selatan, bertepatan dengan rapat jajaran redaksi terkait pergantian Redaktur Pelaksana Harian Posko Malut dari Ansar Madi kepada Redaktur Pelaksana Baru Yamin Abd Hasan.
    Isak Naser dan puluhan preman ini yang tak puas dengan pemberitaan tersebut langsung mencari Burhan Ismail, Pemimpin Redaksi Posko Malut, dan Redaktur Pelaksana Yamin Abdul Hasan, serta sejumlah kru redaksi. Kedatangan Isak Naser yang menjabat sebagai Wakil Komisi II DPRD Provinsi Malut, bersama puluhan preman ini disambut baik oleh Pemred Posko Malut.
    Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebihi 20 menit itu, massa Isak Naser mempertanyakan siapa anchorman yang menulis berita yang menurut mereka tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu.
    ”Kami hanya pertanyakan berita yang setahu Ishak Naser, tidak pernah dikonfirmasi, ”kata salah seorang di antara massa preman itu, Kamis (31/5) malam.
    Mereka juga menyoal kuitansi yang termuat ternyata jumlahnya berbeda dengan isi pemberitaan. Setelah pertemuan tersebut, massa kemudian meminta Pemred segera menghadirkan anchorman yang menulis berita untuk ditanya seputar kebenaran konfirmasinya.
    Namun, Burhan menolak menghadirikan anchorman tersebut. Massa pun kemudian marah dan mengobrak abrik seisi ruangan Posko malut. Akibatnya, beberapa meja dan kursi mengalami kerusakan yang cukup serius.
    Sebagaimana diketahui, Harian Posko Malut, menyajikan berita seputar kasus dugaan bagi-bagi uang Ranperda tahun 2011 yang diduga mengalir ke kantong Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Malut, Isak Naser senilai Rp1,8 miliar dari absolute anggaran Rp3 miliar.
    (Kevin)
    Komentar
    • Kantor surat kabar harian Posko Malut diserang Preman

    Terkini

    Topic Popular