Satelit9.com,Jayapura - Tiga warga Jayapura ditembak orang tak dikenal di dua tempat berbeda di Kota Jayapura, Papua, Selasa 5 Juni 2012 malam, sekitar pukul 22.00 Wit.
Dua korban pertama ditembak di Jalan Sam Ratulangi, depan kantor Dinas Perhubungan Papua, sekitar lima ratus beat dari Kantor Kepolisian Daerah Papua. Sementara seorang lainnya, anggota TNI AD ditembak di depan kantor CV Thomas di Jayapura.
“Benar, kami sementara rapatkan ini, untuk kepastian identitas korban dan keterangan lebih jelas, akan disampaikan besok pagi,” kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Polisi Paulus Waterpauw, Selasa malam.
Ia mengatakan belum ada dugaan siapa pelaku dan burden penembakan. Ketiga korban saat ini dirawat di rumah sakit Dok II Jayapura. “Informasinya akan disampaikan besok,” ujarnya.
Dua korban pertama yang belum diketahui identitasnya, ditembak saat mengenderai motor. Pelaku diduga lebih dari satu orang mempepet korban dan langsung menembak. Korban setelah merasa peluru mengenainya, melaju menuju rumah sakit Dok II Jayapura sekitar pukul 22.00 wit.
Sedangkan korban anggota TNI AD ditembak orang tak dikenal saat hendak pulang ke Abepura. Dalam perjalanan mengendarai motor, korban dipepet dari arah belakang. Pelaku langsung memberondong tembakan.
Sebelumnya, seorang pelajar Sekolah Menengah Umum Kalam Kudus Jayapura, Gilberth Febrian Madika, juga ditembak orang misterius saat melintasi kawasan Skyline, Kotaraja, Kota Jayapura, Senin, 4 Juni 2012, sekitar pukul 21.30 WIT.
Korban yang tinggal di perumahan BTN Kotaraja ditembak di bagian punggung tembus dada. Korban saat ini dirawat di RSUD Dok II Jayapura.
Dari informasi yang diperoleh Satelit9.com korban mengendarai sepeda motor jenis Kharisma dengan nomor polisi DS 2544 AN. Korban dari arah Jayapura menuju rumahnya di perumahan BTN Skyline Kotaraja. Saat berada di turunan Skyline dekat otonom sekitar pukul 21.30 wit, korban dipepet dua orang pengendara sepeda motor. Saat itu terdengar bunyi tembakan yang mengenai Madika. Karena tak kuat, korban terjatuh didepan kantor Notaris Yuliati.
Warga yang menolong kemudian membawa korban ke RSUD Bhayangkara. Karena tak bisa tertolong, korban kemudian dirujuk ke RSUD Dok II. “Belum dapat dipastikan siapa pelaku, dugaannya luka tembak,” kata Waterpauw.
Pekan kemarin, warga negara Jerman, Dietmer Pieper (55) ditembak orang tidak dikenal di pantai Base G Kota Jayapura, Selasa 29 Mei 2012.
Korban ditembak saat bersama istrinya Eva Medina, berkebangsaan Spanyol. Dietmar Pieper memegang paspor ber no C1WVZVXNL yang berlaku hingga 12 Januari 2019, sedangkan istri korban Eva Medina memiliki paspor no P ESP X 463056 berlaku hingga 28 Januari 2014.(M 1/Ron)
Dua korban pertama ditembak di Jalan Sam Ratulangi, depan kantor Dinas Perhubungan Papua, sekitar lima ratus beat dari Kantor Kepolisian Daerah Papua. Sementara seorang lainnya, anggota TNI AD ditembak di depan kantor CV Thomas di Jayapura.
“Benar, kami sementara rapatkan ini, untuk kepastian identitas korban dan keterangan lebih jelas, akan disampaikan besok pagi,” kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Polisi Paulus Waterpauw, Selasa malam.
Ia mengatakan belum ada dugaan siapa pelaku dan burden penembakan. Ketiga korban saat ini dirawat di rumah sakit Dok II Jayapura. “Informasinya akan disampaikan besok,” ujarnya.
Dua korban pertama yang belum diketahui identitasnya, ditembak saat mengenderai motor. Pelaku diduga lebih dari satu orang mempepet korban dan langsung menembak. Korban setelah merasa peluru mengenainya, melaju menuju rumah sakit Dok II Jayapura sekitar pukul 22.00 wit.
Sedangkan korban anggota TNI AD ditembak orang tak dikenal saat hendak pulang ke Abepura. Dalam perjalanan mengendarai motor, korban dipepet dari arah belakang. Pelaku langsung memberondong tembakan.
Sebelumnya, seorang pelajar Sekolah Menengah Umum Kalam Kudus Jayapura, Gilberth Febrian Madika, juga ditembak orang misterius saat melintasi kawasan Skyline, Kotaraja, Kota Jayapura, Senin, 4 Juni 2012, sekitar pukul 21.30 WIT.
Korban yang tinggal di perumahan BTN Kotaraja ditembak di bagian punggung tembus dada. Korban saat ini dirawat di RSUD Dok II Jayapura.
Dari informasi yang diperoleh Satelit9.com korban mengendarai sepeda motor jenis Kharisma dengan nomor polisi DS 2544 AN. Korban dari arah Jayapura menuju rumahnya di perumahan BTN Skyline Kotaraja. Saat berada di turunan Skyline dekat otonom sekitar pukul 21.30 wit, korban dipepet dua orang pengendara sepeda motor. Saat itu terdengar bunyi tembakan yang mengenai Madika. Karena tak kuat, korban terjatuh didepan kantor Notaris Yuliati.
Warga yang menolong kemudian membawa korban ke RSUD Bhayangkara. Karena tak bisa tertolong, korban kemudian dirujuk ke RSUD Dok II. “Belum dapat dipastikan siapa pelaku, dugaannya luka tembak,” kata Waterpauw.
Pekan kemarin, warga negara Jerman, Dietmer Pieper (55) ditembak orang tidak dikenal di pantai Base G Kota Jayapura, Selasa 29 Mei 2012.
Korban ditembak saat bersama istrinya Eva Medina, berkebangsaan Spanyol. Dietmar Pieper memegang paspor ber no C1WVZVXNL yang berlaku hingga 12 Januari 2019, sedangkan istri korban Eva Medina memiliki paspor no P ESP X 463056 berlaku hingga 28 Januari 2014.(M 1/Ron)
