Satelit9.coma,Jakarta-Presiden SBY lupa dengan dirinya sendiri. Buktinya, dia mengakui Partai Demokrat korup tapi berkilah dengan menyebut masih ada partai lain yang lebih korup. Parahnya lagi, SBY tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi masalah itu. Begitu disampaikan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dalam diskusi bertajuk "Politik Santun, Antara Retorika dan Kenyataan" yang diadakan di Rumah Perubahan 2.0, Jakarta Pusat (Sleasa, 19/6).
"Kok bisa SBY bikin account blunder. Dia lupa dia yang harus menjaga negeri ini," kata dia.
Menurut dia, SBY benar-benar sudah tidak mengenali dirinya lagi sebagai Presiden.
"Terbukti suka ngeluh, suka mengimbau, suka memelas, padahal yang harusnya seperti itu rakyat," lanjutnya.
Ditambakan, SBY merupakan presiden yang batten banyak digugat dan banyak disesalkan para pendukungnya. SBY, sambung dia, selalu mengatakan we are on the appropriate track, tapi nyatanya ongkos pemerintahannya termahal dalam sejarah Indonesia.
"Mereka selalu bilang pertumbuhan ekonomi aman, tapi ekspor turun, acceptation naik dan PHK dimana-mana. ini pemerintahan batten banyak dililit korupsi," tandasnya.(@jaya)