• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Satu Bonek Mania tewas terinjak-injak di Stadion Gelora 10 Nopember

    Last Updated 2012-06-03T17:06:16Z


    Satelit9.com,Surabaya- Satu Bonek Mania Purwo Edi Utomo, seorang pendukung Persebaya Surabaya yang tewas terinjak-injak di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya usai pertandingan Persebaya melawan Persija dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL).
    "Manajemen akan menanggung semua biaya pemakaman. Kami juga akan memberikan santunan terhadap keluarga korban," ujar Manajer Persebaya Saleh Hanifah ketika ditemui di kamar jenazah RSU dr Soetomo Surabaya, malam ini.
    Korban warga Babadan Rukun VI/3 Surabaya. Pelajar masih duduk kelas III, SMK Negeri 5 Surabaya. Saat ini korban tewas masih divisum oleh tim dokter dan tim identifikasi Satreskrim Polrestabes Surabaya. Keluarga korban juga masih menunggui di kamar jenazah.
    Korban merupakan anak tunggal pasangan Yudianto dan Ratna Susilowati. Menurut Setyo Waluyo, semasa hidup korban dikenal pendiam dan tidak banyak tingkah. Bahkan setiap pergi, korban selalu pamit ke orang tuanya.
    Saleh Hanifah mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa salah satu bonek. Pihaknya berharap tidak ada lagi kejadian yang terulang.
    "Semoga ini yang terakhir. Kami sangat prihatin dan menyesalkan sampai ada bonek yang meninggal usai menonton pertandingan," tutur dia.
    Bintang Persebaya Andik Vermansyah juga mengucapkan bela sungkawa atas kejadian yang menimpa pendukungnya. Ia berharap tidak ada lagi kejadian serupa.
    "Kami turut bela sungkawa atas meninggalnya bonek usai pertandingan," kata bintang Timnas Indonesia tersebut.
    Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Tri Maryanto mengatakan, sebelum meninggal korban sempat menjalani perawatan pertama oleh tim medis.
    "Korban juga sempat diberi oksigen untuk membantu pernafasan oleh tim medis, hingga dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong," tuturnya.
    Kericuhan antara suporter Persebaya dengan polisi pecah ketika pertandingan telah berakhir. Konsentrasi kericuhan terjadi di tribun ekonomi sisi selatan. Polisi beberapa kali menembakkan gas air mata untuk menghalau massa.
    Menghindari polisi, ratusan bonek berebut turun ke pintu keluar. Tak sedikit dari mereka terjepit, baik perempuan maupun anak-anak. Tidak hanya itu saja, puluhan bonek harus mendapat perawatan medis dan sebuah mobil patroli milik Sabhara Polrestabes Surabaya dirusak massa.(eko)
    Komentar
    • Satu Bonek Mania tewas terinjak-injak di Stadion Gelora 10 Nopember

    Terkini

    Topic Popular