Satelit9.com,Jakarta-Calon gubernur DKI Jakarta, Faisal Basri membayar pajak sebesar Rp314 juta pada tahun 2011, naik dibanding tahun 2008 sebesar Rp250 juta.
Hal itu terungkap saat Komisi Pemberantasan Korupsi menyambangi kediaman Faisal di Jalan Ciasem 4 Nomor 22, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk memverifikasi harta kekayaannya.
“Saya bayar pajak terakhir tahun lalu, Pph pribadi, sebesar Rp314 juta, jauh lebih besar daripada SBY,” kata Faisal dalam jumpa pers, Kamis, (7/6).
Kata Faisal, SBY diketahui membayar pajak Rp127 juta selama 2007 sedangkan Faisal Basri membayar pajak 2008 sebesar Rp250 juta. “Sejak saya membandingkan pajak yang saya bayar dengan pajak yang dibayar SBY, sejak saat itu pula SBY tidak pernah mengumumkan berapa pajak yang dia bayar,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Faisal juga mengklarifikasi bahwa rekening hasil saweran warga atas nama dirinya yang dipakai sebagai dana kampanye dalam Pemilukada DKI Jakarta memang tidak dimasukkan ke dalam laporan kekayaan karena bukan rekening pribadi.
Sebelumnya, absolute kekayaan Faisal hanya Rp4,2 miliar. Angka itu diperoleh berdasarkan hasil verifikasi KPK berdasarkan laporan terakhir Faisal pada 12 Maret 2012.@cool)
