• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Belum Jelas Kapan Gaji Skuat PSMS IPL Dibayar

    Last Updated 2012-07-24T16:10:30Z

    Satelit9.com,Jakarta -PELUNASAN gaji yang urung selesai tak hanya menimpa skuat PSMS ISL. Pasalnya, seminggu setelah musim berakhir, nasib pembayaran skuat PSMS IPL juga di ambang ketidakjelasan. Vagner Luis dan kawan-kawan masih menantikan empat bulan gaji yang belum juga dilunasi.
    CEO PSMS IPL, Freddy Hutabarat, mengatakan, pihaknya belum tahu kapan pelunasan gaji ini. "Konsorsium mengatakan, pembayaran gaji akan dilakukan secepatnya. Tapi belum tahu kapan akan dibayarkan,” kata Freddy.
    Namun, Freddy memprediksi, konsorsium bakal membayar gaji seluruh pemain batten absolutist bulan depan, Agustus. “Kalau secara pribadi, saya rasa pembayaran gaji akan dilakukan batten lambat Agustus. Saya yakin konsorsium akan bertanggungjawab, karena ini merupakan pertaruhan reputasi dan nama baik,” terang dia.
    Tersendatnya masalah keuangan dari konsorsium ke PSMS IPL, terjadi sejak putaran kedua. Alhasil, prestasi yang anjlok di putaran pertama dengan masuk zona degradasi tak bisa diperbaiki hingga akhir musim.
    Dari 22 partai, PSMS hanya dua kali menang melawan Persiraja dan Bontang FC. Selebihnya tujuh kali seri dan13 kali kalah, dengan 17 memasukkan gol dan 39 kebobolan.
    Unik melihat perjalanan tim ini yang ikut kompetisi IPL sarat dengan minim persiapan. Tim hanya dibentuk dalam tiga hari dan hari keempat langsung melakoni laga perdananya lawan Persebaya, 27 November 2011. Ini terjadi seiring, tim PSMS yang sudah dipersiapkan memilih berkiprah di ISL. PSSI yang sudah jauh hari menggadang nama PSMS sebagai tim pesanan sponsor untuk berlaga di IPL, mendadak membentuk tim.
    "Kami membentuk tim di awal kompetisi itu terburu-buru. Jadi pemain yang kami rekrut tersebut merupakan pemain sisa karena pemain lain sudah keburu diambil tim lain, baik di IPL maupun ISL,” timpal Freddy.
    Hampir 90 persen, pemain yang memperkuat tim ini adalah pemain-pemain Medan yang memang belum mendapatkan klub. Ada juga pemain yang terjebak dalam dualisme PSMS, yang memilih hengkang dari PSMS ISL lantaran takut berada dalam kompetisi ilegal, sebut saja Jecky Pasarela.
    Tidak hanya Jecky, sejatinya ada pemain PSMS ISL yang berniat ‘melarikan diri’ dari PSMS ISL, yakni adalah Ku Kyung Hen, dan kiper Ahmad Kurniawan. Sayangnya, accord dengan PSMS IPL tidak berjalan baik, Ku tidak diterima. Sedangkan, negosiasi Ahmad Kurniawan berjalan alot hingga akhirnya diikat Arema.
    Persoalan yang dihadapi manajemen tim dadakan ini bukan hanya soal kualitas pemain, tapi juga izin menggelar pertandingan di Stadion Teladan. Pertandingan nyaris batal, beruntung, 26 November malam, izin bisa didapat setelah melalui proses lobi yang cukup panjang.
    Pertandingan perdana PSMS, seperti diduga berakhir dengan kekalahan. Persebaya menaklukkan PSMS dengan skor 2-1. Selepas pertandingan perdana, manajemen terus melakukan seleksi pemain berjalan. Anehnya, ada pemain yang sudah berlaga di partai perdana tiba-tiba dicoret. Mereka adalah Bambang Tri Sanjaya, Victor Ilham. Lainnya, nama Aun Carbiny masuk pada partai kedua .
    Aun sendiri masih berkostum PSMS IPL saat PSMS kalah 2-1 di kandang PSM Makassar, (13/2), namun kemudian tidak lagi berstatus sebagai bagian dari klub di laga berikutnya.
    PSMS mulai menambah pemain asing dalam skuatnya pada partai ketiganya nama-nama Vagner Luis, Julio Alcorse mencuat. Kemudian partai keenam, Goran Ganchev, Ahn Yoen juga bergabung bersama tim. PSMS juga mendapatkan arsitek baru, Fabio Lopez asal Roma Italia, resmi menangani tim pada partai keempat melawan Persiraja (7/1) di Stadion Teladan yang diakhiri dengan kemenangan 1-0. Sebelumnya, tim ini dilatih M Khaidir yang kemudian menjadi asisten Fabio.
    Pada putaran pertama ini, pergantian manajer tim juga berjalan sangat cepat. H. M. Aritonang mengundurkan diri pada partai ketiga tim dan langsung digantikan Dolli Siregar.
    Pada putaran kedua, perekrutan pemain PSMS IPL juga sangat tidak menguntungkan tim. Pemain yang diambil tidak tepat guna untuk tim. Sebut saja, Ronny Firmansyah, Markus Haris Maulana, Nico Susanto. Hanya Nico yang sering berseragam PSMS, sedangkan Markus Haris Maulana yang hengkang dari PSMS ISL, hanya dua kali memperkuat tim ini, saat melawan Persema (9/60 dan Persiba (30/6). Selebihnya Markus banyak menghabiskan waktu membela timnas senior.
    Ada satu nama lagi yang sejatinya digadang menjadi bagian skuat PSMS IPL, yakni James Zaidan Saragih. Sang pemain sempat dibawa bersama tim saat PSMS melawan Semen Padang, namun gagal dimainkan karena proses administrasi alih statusnya tidak disetujui LPIS.
    Puncak masalah PSMS IPL terjadi setelah tim kalah WO dari Persebaya, karena terkendala tiket, 11 Juli lalu. Tim yang sudah berada di Bandara Polonia, sejak subuh gagal berangkat, lantaran tiket yang ditunggu tidak kunjung tersedia. Posisi yang kian rawan di klasemen tidak bisa terbantu, karena di partai terakhir melawan Persibo (17/7) berakhir kalah 2-0 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang.(goal@jaya)
    Komentar
    • Belum Jelas Kapan Gaji Skuat PSMS IPL Dibayar

    Terkini

    Topic Popular