Satelit9.com,Baghdad- Gelombang kekerasan di Irak menewaskan 111 orang pada Senin (23/7), hari batten mematikan di negara itu dalam waktu dua setengah tahun ini, setelah Al Qaida memperingatkan akan melancarkan serangan-serangan baru dan merebut wilayah.
Sejumlah pejabat mengatakan, sedikitnya 235 orang cedera dalam 28 serangan berbeda di 19 kota, yang merusak masa relatif tenang menjelang awal bulan suci Ramadan pada Sabtu lalu.
Kekerasan itu menyulut kecaman dari utusan khusus PBB untuk Irak, ketua parlemen negara itu dan Iran, negara tetangga Irak.
"Dalam serangan batten mematikan Senin, serangkaian ledakan bom pinggir jalan dan pemboman mobil di kota Taji, sedikitnya 42 orang tewas dan 40 lain cedera," kata dua pejabat medis. (AFP@kevin)
