Satelit9.com,Bekasi- Produsen tempe dan tahu mengancam akan menghentikan produksinya selama tiga hari, pada 25-27 Juli. Aksi mogok produksi tersebut merupakan bentuk protes atas melambungnya harga kacang kedelai sebagai bahan baku tahu tempe.Imbauan mogok produksi itu disampaikan tertulis oleh Koperasi Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) Jawa Barat melalui edarannya. Mahalnya harga kacang kedelai melatarbelakangi aksi mogok, sehingga pemerintah pun dituntut untuk menghapus bea masuk kedelai.
Kenaikan harga kedelai naik secara bertahap setiap minggunya. Bulan lalu harganya masih di kisaran Rp 670.000/kuintal. Namun saat ini harganya sudah bertengger di Rp 800.000/kuintal.(@joko)