Satelit9.com Yogyakarta- Jalan di beberapa wilayah di Provinsi Yogyakarta tengah mengalami perbaikan. Namun, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY, menjamin pada H-10 sampai H+10 Idul Fitri jalan raya telah bebas dari berbagai kegiatan pengerjaan jalan.
Kebijakan tersebut dimaksudkan agar jalan raya bisa dimanfaatkan oleh pengguna jalan secara optimal saat arus mudik dan arus balik. "Semua proyek akan dihentikan dan dipinggirkan dari H-10 sampai H +10," terang Kepala DPUP ESDM Rani Sjamsinarsi, Selasa (24/7).
Ia menjelaskan, ruas jalan di Provinsi DI Yogyakarta belum sempurna 100 persen pada masa angkut lebaran tahun ini. Pasalnya, pada awal Agustus mendatang masih ada calendar kegiatan perawatan dan perbaikan, antara lain ring alley Jombor Sleman dan ruas Yogyakarta-Wates. Secara teknis, kegiatan perawatan jalan memang berlangsung pada tengah tahun.
Melengkapi Rani, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUP ESDM, Salamun menjelaskan, tengah ada kegiatan pembangunan ruas jalan baru di perempatan Jombor. Ruas jalan yang menjadi pintu masuk ke Kota Yogyakarta dari arah Semarang tersebut baru dimulai pada awal Agustus mendatang. Selain itu, ada pula perawatan arteri lingkar DIY.
"Semua kegiatan itu akan dihentikan selama 20 hari untuk mengakomodir angkutan lebaran," terangnya. Walau belum selesai, pengerjaan tersebut tidak akan mengganggu kelancaran arus mudik maupun arus balik karena telah diperhitungkan untuk mendahulukan tempat yang tidak mengganggu arus lalu lintas. (@sbk)
