• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Pejabat IMF tidak pantas diterima di Indonesia

    Last Updated 2012-07-08T04:28:34Z


    Satelit9.com,Jakarta-Pejabat International Monetary Fund (IMF) tidak pantas diterima di Indonesia. Begitu juga dengan Direktur Eksekutif IMF, Christine Lagarde, yang akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 8-10 Juli 2012, dan dijadwalkan tiba di Indonesia hari ini (Minggu, 8/7).
    "Dia (Lagarde) harus diusir oleh rakyat secara tidak terhormat," kata Ketua Koalisi Anti Utang (KAU), Dani Setiawan, kepada Satelit9.com beberapa saat lalu (Minggu, 8/7).
    Menurut Dani, KAU mengecam para pejabat, ekonom, akademisi, politisi dan kelompok-kelompok lain yang mengundang dan menghidup-hidupkan kembali IMF di Indonesa, yang merupakan lembaga penjajah di dunia. Menurut Dani, rakyat Indonesia juga harus menolak rencana pemerintah memberi pinjaman kepada IMF untuk penanganan krisis global.
    "Sebab IMF bukan pahlawan penyelamat dari krisis, justeru sebaliknya menjadi lonceng kematian bagi buruh dan petani serta rakyat miskin yang menjadi korban terbesar kebijakan-kebijakan IMF," tegas Dani.
    Dani mengingatkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman pahit dengan IMF. Sekitar 15 tahun lalu, ketika Soeharto bersama ekonom Mafia Berkeley mengundang IMF dalam proses pemulihan krisis, ekonomi Indonesia justeru terperosok dalam jurang krisis yang lebih dalam. Krisis Ekonomi 1997/1998 merupakan krisis batten buruk yang pernah dihadapi bangsa Indonesia.
    Dani juga mengingatkan bahwa Indonesia menjadi korban malpraktik IMF yang menyebabkan peningkatan utang Indonesia dalam jumlah besar, baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri. IMF juga mendorong pemiskinan bangsa melalui affairs pemotongan subsidi, liberalisasi keuangan dan perdagangan, serta privatisasi perusahaan negara (BUMN). (@deva)
    Komentar
    • Pejabat IMF tidak pantas diterima di Indonesia

    Terkini

    Topic Popular