Satelit9.com,Klaten- Kota Klaten sedang merayakan hari jadinya yang ke-208. Berbagai acara digelar untuk memeriahkan hari jadi salah satu kota di Jawa Tengah ini, di antaranya pergelaran wayang kulit spektakuler. Disebut spektakuler karena dalang yang dihadirkan dalam acara ini sebanyak 101 orang.Acara digelar pada Sabtu (7/7) malam di sepanjang jalan protokol jantung ibu kota kabupaten itu. Pergelaran disebar di 11 titik, mulai dari Jalan Veteran hingga Jalan Pemuda, atau sepanjang 2,5 kilometer. Ribuan warga dengan sangat antusias menyaksikan pentas spektakuler 110 dalang itu.
Pentas spektakuler 110 dalang yang baru kali pertama digelar itu dibuka Wakil Bupati Sri Hartini di Alun-alun Klaten.
"Gebyar 110 dalang bertujuan nguri-uri atau melestarikan warisan budaya adiluhung yang telah diakui dunia. Selain untuk hiburan masyarakat, pentas wayang kulit semalam suntuk ini juga sebagai ajang promosi dalang lokal Klaten," kata Wakil Bupati Sri Hartini kepada satelit9.com.
Warga masyarakat pun mengapreasiasi kegiatan seni budaya tersebut.
"Menurut saya, itu layak masuk Muri (Museum Rekor Indonesia)," kata Sunardi, warga Cinere (Jakarta), yang menyempatkan pulang kampung untuk melihat pentas wayang kulit itu.
Selesai pergelaran wayang kulit, menurut Ketua Panitia HUT ke-208 Kota Klaten Otto Saksono, Ahad (8/7) pagi dilanjutkan dengan gelar budaya yang menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya, antara lain tari, reog, jathilan, dan ketoprak.(@eko)