• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Pohan:Hibah Hercules dari Australia ke Indonesia seharusnya diapresiasi

    Last Updated 2012-07-06T18:23:52Z


    Satelit9.com,Jakarta-Wakil Ketua Komisi I dari fraksi Demokrat, Ramadhan Pohan, menilai hibah pesawat Hercules dari Australia ke Indonesia seharusnya diapresiasi. Karena hal itu disebutnya menunjukkan bahwa kepercayaan asing terhadap pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini makin besar.
    “Pujian luar negeri terhadap kepemimpinan SBY di Indonesia dahsyat, itu diakui oleh pengamat kritis seperti Soegeng Sarjadi, nah, kalau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merongrong pak SBY, ya wajar, sirik karena (dulu) tak mampu,” kata Ramadhan melalui pesan elektronik, hari ini.
    Hal tersebut disampaikan Ramadhan menyusul tudingan Wakil Ketua Komisi I dari fraksi PDIP, Tubagus Hasanuddin soal hibah pesawat Hercules Australia yang dinilainya tak siap pakai.
    Menurut Tubagus, justru untuk bisa mengoperasikan pesawat tersebut, Indonesia harus mengeluarkan dana lagi. Selain itu Australia juga menyodorkan enam assemblage pesawat Hercules siap pakai yang masing-masing seharga US$15 juta.
    Hal ini dinilainya sebagai intrik dari Australia. Pemerintah juga seharusnya meminta persetujuan Dewan atas hibah tersebut.
    “Substansi kritik PDIP salah alamat,” kata Ramadhan.
    Hibah harus diartikan sebagai hal positif membaiknya hubungan diplomatik kedua negara.
    Meskipun Indonesia harus memperbaiki barang yang dihibahkan maka hal tersebut dianggap sebagai tanggungjawab bahwa Indonesia tak hanya menerima namun bisa “memoles” kembali. Disamping itu hal tersebut memberika kesempatan alih teknologi yang melibatkan industri strategis dalam negeri.
    “Komisi I belum mengeluarkan pendapat resmi seperti keberatan, jadi itu baru pikiran pak TB Hasanuddin saja, bukan suara resmi Komisi I,” kata Ramadhan.
    (@cool)
    Komentar
    • Pohan:Hibah Hercules dari Australia ke Indonesia seharusnya diapresiasi

    Terkini

    Topic Popular