Salah seorang wanita histeris ketika tim dari Polres Pelalawan mengambil paksa enam orang karyawan PT Arara Abadi yang disandera ratusan warga. Ibu paruh baya tersebut pingsan, diduga tidak kuasa menahan emosi.
Keenam orang karyawan itu disandera karena warga kecewa pada polisi yang menangkap tiga rekannya saat sedang membuka lahan perkebunan sawit, yang berdekatan dengan hutan tanaman industri. Enam karyawan tersebut sempat ditahan dua hari di perkampungan Desa Bukit Kusuma.
Ketiga warga ditangkap polisi karena dituduh melakukan penembangan hutan secara liar. Sementara menurut warga perusahaan sawitlah yang membabat hutan dengan membabi buta tanpa izin. Namun aksi perusahaan itu kerap dibiarkan polisi.
Setelah terjadi negosiasi antara polisi dan warga, akhirnya enam karyawan yang disandra ditukar dengan tiga orang warga yang ditahan polisi. Warga sempat menuding polisi diminta pihak perusahaan untuk menahan warga.(@kevin)