• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Saat ini, Bangsa Indonesia MemerlukanPemimpin Yang Ideologis

    Last Updated 2012-07-15T15:31:21Z

    Satelit9.com,Jakarta- Saat ini, bangsa Indonesia memerlukan pemimpin yang ideologis. Tentu saja, ideologis bukan berarti bebas ideologi. Tetap harus ada pilihan.
    "Pilihan keberpihakannya pada rakyat jelata," kata Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, dalam Dialog Kebangsaan dengan tema "Keteladanan Pemimpin Menuju Kemakmuran Rakyat" di Kalibata, Jakarta (Minggu, 15/7).
    Dalam acara yang digelar oleh Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) itu menghadirkan pula mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto, mantan Menkeu Fuad Bawazier, dan pengamat politik Burhanuddin Muhtadi. Sedangkan mantan Wakil Ketua MPR AM Fatwa yang menjadi peserta itu pada sesi tanya jawab sempat menyerukan agar seluruh komponen bangsa ini melahirkan "Reformasi Jilid II" dan seruan itu disambut baik oleh Fuad Bawazier dan senyuman dari pembicara lain.
    Dalam kesempatan ini, Syahganda menyayangkan pernyatan salah seorang petinggi negara yang digadang-gadang menjadi calon Presiden untuk Pemilu 2014 menyatakan ideologi komunis dan atheis bisa hidup di Indonesia.
    "Bagaimana mungkin bisa menyatakan hal itu, komunis dan atheis sudah pasti anti-Pancasila dan anti-Islam," katanya.
    Burhanuddin Muhtadi menyatakan saat ini memang perlu pemimpin ideologis dan terlepas dari kepentingan partai yang jumlahnya banyak seperti saat ini.
    "Sekarang banyak partai tetapi tidak jelas ideologinya, banci, kalau banyak partai yang terjadi semua ingin 'to the center', ke tengah sehingga semua menyebut partai terbuka, nasionalis religius. Ini kan nggak jelas," katanya.
    Lantaran tidak jelas, soal kapital menjadi penting sehingga poltitik tak lagi diperjuangkan dengan ideologi yang kuat melainkan secara transaksional.(@cool)
    Komentar
    • Saat ini, Bangsa Indonesia MemerlukanPemimpin Yang Ideologis

    Terkini

    Topic Popular