Satelit9.com,Jakarta-Respon partai politik yang memiliki menteri dalam KIB II, kecuali Partai Demokrat, terhadap peringatan Presiden sangat mengejutkan. Rata-rata menyatakan menterinya baik-baik saja dan tidak perlu mundur.Menurut pengamat politik President University, AS Hikam, hal ini menunjukan peringatan Presiden dianggap angin lalu oleh parpol koalisi.
"Gampangannya mereka mengatakan bahwa Presiden tidak usah menuduh ada menteri yang sibuk berpolitik lalu meminta menteri tersebut mundur," katanya dalam situs jejaringnya, Jumat malam (20/7).
Hikam menambahkan, kalaupun mau memperingatkan, SBY sebaiknya mengingatkan menteri-menteri dari Partai Demokrat, karena terseret kasus korupsi Hambalang.
"Presiden SBY benar-benar di-'plokotho' (dibodoh-bodohi) oleh parpol koalisinya. Ironisnya, hal itu terjadi justru pada saat masa jabatan beliau masih dua tahun efektif. Lalu mau diapakan negara ini?" katanya lagi. (@kevin)