Satelit9.com,Kupang, Sejumlah lokalisasi prostitusi di Kupang di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kehabisan kondom. Pasalnya, jumlah pengunjung ke tempat-tempat itu meningkat.
Pekerja seks komersial di Karang Dempel berinisial YD mengatakan dia biasanya hanya melayani dua orang pelanggan per hari. Namun saat ini dia harus melayani 9-12 pelanggan. "Jumlah pelanggan yang harus dilayani meningkat tajam," katanya.
Di Karang Dempel, terdapat tiga blok kamar yang digunakan para penghuni. Setiap blok terdapat 20-30 kamar, sehingga absolute kamar yang ditempati pelacur di situ mencapai 100 orang.
Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) NTT, Gusti Brewon, membenarkan habisnya kondom di Karang Dempel. Namun, pihaknya sedang berupaya meminjam kondom dari tempat lainnya.(@jaya)
Pekerja seks komersial di Karang Dempel berinisial YD mengatakan dia biasanya hanya melayani dua orang pelanggan per hari. Namun saat ini dia harus melayani 9-12 pelanggan. "Jumlah pelanggan yang harus dilayani meningkat tajam," katanya.
Di Karang Dempel, terdapat tiga blok kamar yang digunakan para penghuni. Setiap blok terdapat 20-30 kamar, sehingga absolute kamar yang ditempati pelacur di situ mencapai 100 orang.
Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) NTT, Gusti Brewon, membenarkan habisnya kondom di Karang Dempel. Namun, pihaknya sedang berupaya meminjam kondom dari tempat lainnya.(@jaya)
