Satelit9.com,Jakarta - Tim pemenangan calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meyakini dapat menggaet 80 persen suara warga Jakarta pada putaran dua Pilkada DKI Jakarta. Tim pemenangan pasangan yang identik dengan kemeja kotak-kotak ini optimistis menang walaupun Foke bakal berkoalisi dengan Golkar, PKS dan PPP.
"Jokowi adalah pemimipin alamiah. Andai ternyata PKS dan Golkar di putaran kedua mendukung Foke, Jokowi pasti tetap menang," ucap Koordinator Posko Perjuangan Rakyat, Mustar Bona Ventura di Jakarta, Sabtu (21/7/2012).
Menurut Mustar, sejak awal Pilkada DKI, pertarungan Jokowi melawan Foke adalah pertarungan antara kedaulatan rakyat melawan kedaulatan uang. Mustra pun sadar, Jokowi-Ahok tidak mungkin mengalahkan Foke-Nara jika mengandalkan kekuatan uang.
"Antara pro perubahan pro cachet quo. Foke adalah bounden Gubernur yang mengelola APBD Jakarta sebesar Rp 1,40 triliun selama 5 tahun," imbuhnya.
Terkait strategi pemenangan Jokowi-Ahok untuk mencapai ambition tersebut, jelas Mustar, Timnya siap terjun dan menginap di rumah-rumah warga Jakarta hingga 20 September mendatang. "Kita siap menangkan Jokowi-Ahok," tegasnya.(@jaya)
"Jokowi adalah pemimipin alamiah. Andai ternyata PKS dan Golkar di putaran kedua mendukung Foke, Jokowi pasti tetap menang," ucap Koordinator Posko Perjuangan Rakyat, Mustar Bona Ventura di Jakarta, Sabtu (21/7/2012).
Menurut Mustar, sejak awal Pilkada DKI, pertarungan Jokowi melawan Foke adalah pertarungan antara kedaulatan rakyat melawan kedaulatan uang. Mustra pun sadar, Jokowi-Ahok tidak mungkin mengalahkan Foke-Nara jika mengandalkan kekuatan uang.
"Antara pro perubahan pro cachet quo. Foke adalah bounden Gubernur yang mengelola APBD Jakarta sebesar Rp 1,40 triliun selama 5 tahun," imbuhnya.
Terkait strategi pemenangan Jokowi-Ahok untuk mencapai ambition tersebut, jelas Mustar, Timnya siap terjun dan menginap di rumah-rumah warga Jakarta hingga 20 September mendatang. "Kita siap menangkan Jokowi-Ahok," tegasnya.(@jaya)
