Jaka (25 th) , rekan Soleh yang menjadi obyek foto tersebut sama sekali tidak mengetahui jika fotonya di dampingi seorang wanita berambut panjang dengan wajah yang sangat menakutkan. Tetapi setelah melihat gambar tersebut, Jaka yang berkerja sebagai appointment boy di perusahaan ini kini terbaring sakit, sedangkan Saleh yang sehari-hari bekerja sebagai sopir di perusahaan milik pengusaha asal Makassar ini dalam kondisi sehat.
“Pak kami tidak mungkin bohong atau merekayasa gambar wajah wanita yang berpose di samping Jaka. Pada waktu kami memotret, Jumat pekan lalu (13/7) kami tidak menyadari kalau gambar wanita itu ada,” kata Saleh, Senin (17/7) melalui saluran telepon.
Menurut Saleh awalnya ia tidak menyakini bahwa gambar itu adalah mahluk gaib, tetapi setelah melihat gambar ini berulang-ulang tampak jelas bahwa wanita yang bergaun putih dan beramput panjang dengan wajah yang begitu buram persis seperti kuntilanak seperti yang diceritakan oleh masyarakat pada umumnya.
Dia mengatakan jika memang gambar itu adalah mahluk gaib, ia tidak akan mempersoalkannya sebab selama ini tidak pernah menggangu karyawan yang ada di ruang kantor yang berbentuk ruko tersebut. “Kami tidak pernah takut sebab mereka hidup di dunia lain, mungkin secara kebetulan saja tampak dalam gambar foto kamera handphone kami,” paparnya.Dilain Tempat Hendra Sirajuddin, seorang pemilik flat foto “Miror’ di Makassar mengatakan bahwa gambar ini adalah hasil rekayasa di backbone beberapa bagian dari gambar tersebut tidak sempurna seperti sebuah foto. Misalnya tiang yang ada dibelakang obyek foto tidak rata dan begitupula dengan bent cahaya pada gambar ‘kuntilanak’.
“Kalau melihat hasil jepretan dengan menggunakan kamera apalagi dengan menggunakan kamera handphone, gambar yang benar di sisi kanan obyek foto, sedangkan gambar yang dimasukan dalam bagian foto tersebut adalah gambar kuntilanak,” kata Hendra yang juga adik walikota Makassar itu.
Penilaian yang sama juga dari Juanda, seorang praktisi grafis dan staf IT Perwakilan Bisnis Indonesia di Makassar. “Jika melihat beberapa bagian dari foto seperti garis tiang di belakang obyek foto yang tidak lurus dan cenderung besar ke atas, biasa cahaya yang tidak merata, membuktikan foto ini direkayasa,” ujarnya.
Pengambilan gambar dengan menggunakan handpnone tidak memiliki resolusi gambar baik dibandingkan dengan hasil jepretan dengan menggunakan kamera. ”Mungkin Saleh berkata jujur bahwa gambarnya benar, tetapi setelah dikirim atau dipindahkan ke komputer oleh orang lain bisa disusupkan gambar yang mirip kuntilanak,” katanya.
Keluguan Saleh dalam bidang fotografi akan menjadi ‘obyek’ rekayasa. ”Dia akan kaget sebab sebab ketika membidik rekannya tidak tampak gambar wanita, kok tiba-tiba setelah dipindahkan ke komputer ada tampak gambar wanita yang mirip mahluk gaib,” ujarnya(@Cool)