• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Warga Majene Dihantui Ancaman Longsor

    Last Updated 2012-07-08T05:56:07Z


    Satelit9.com,Majene- Sejumlah warga khususnya para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat merasa dihantui rasa takut, akibat ancaman longsor pada puluhan titik pengerukan gunung untuk proyek pelebaran jalan nasional auto Sulawesi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Hal ini dikatakan, Rusdi, salah seorang warga Majene yang juga berprofesi sebagai sopir angkutan umum di Majene, Minggu (8/7).
    Menurutnya, pascalongsor yang terjadi sebulan yang lalu dengan menelan korban jiwa akibat sejumlah kendaraan yang kebetulan melintas tiba-tiba tertimbun longsor menjadi pelajaran berharga bagi para sopir.
    "Musibah tertimbunnya empat kendaraa dan seorang diantaranya meninggal dunia menjadi pengalaman berharga. Makanya, setiap kami melintasi pada sejumlah titik pegerukan gunung merasa dihantui ketakutan yang tinggi karena khawatir longsor kembali terjadi,"kata dia.
    Ia mengatakan, pengerukan gunung di jalur auto Sulawesi ini sudah sering menimbulkan musibah longsor saat hujan terjadi.
    "Makanya, saat kondisi cuaca mendung disertai hujan kami memilih berhenti sejenak untuk melihat kondisi alam. Jika cuaca buruk maka saya pilih beristrirahat dari pada harus 'berjudi' dengan maut," ungkap Rusdi.
    Titik rawan yang batten berbahaya kata dia, terdapat pada pekerjaan proyek pengerukan gunung di di Dusun Onang Utara Desa Onang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene sekitar 120 kilometer dari Kota Mamuju.
    "Musibah longsor di Desa Onang Utara kembali terjadi sekitar pukul 18.00 Wita semalam. Kondisi ini sempat membuat kendaraan dari arah Kabupaten Mamuju, menuju Majene dan dari arah sebaliknya menjadi macet,"katanya.
    Kejadian tersebut sudah terjadi berulang kali dan pada lokasi yang sama sehingga jalur tersebut lumpuh absolute dan terjadi antrean yang cukup panjang. Kendaraan dari arah selatan Sulbar, yakni Majene, Polewali Mandar, serta dari Sulawesi Selatan menuju Mamuju maupun sebaliknya tidak bisa melintas.
    Beruntung kata dia, antrian kendaraan roda dua dan empat terjadi cukup absolutist sebab medan yang sulit untuk dilakukan pembersihan actual longsor membuat beberapa petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus bekerja ekstar.
    "Kami kecewa sebab lokasi tersebut seudah terjadi longsor berulang kali namun belum ada solusi tepat yang dilakukan pihak kontraktor maupun dinas terkait untuk memperkecil resiko longsor," tuturnya(@cool)
    Komentar
    • Warga Majene Dihantui Ancaman Longsor

    Terkini

    Topic Popular