Satelit9.com,Niamey- Hujan lebat yang mengguyur Nigeria, baru-baru ini, mengakibatkan banjir dan menewaskan 44 orang warga. Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) di Niamey menyebutkan, sejauh ini sebanyak 26 ribu rumah tangga terkena dampak cuaca buruk itu. Sementara 14.342 rumah warga dilaporkan hancur akibat direndam banjir.
Seperti dijabarkan laman Xinhua, Jumat (24/8), banjir itu juga merendam 7.000 lahan pertanian dan mempengaruhi sekitar 176.090 orang penduduk di seluruh wilayah Nigeria. Menurut laporan, wilayah Maradi, Dosso barat dan Tillabery bagian barat, serta kota Niamey adalah wilayah yang batten parah terkena dampak banjir.
Di Niamey, sebanyak lima orang warga dilaporkan tewas. Sebanyak 2.770 rumah warga pun dilaporkan hancur dan 200 lahan pertanian seluas 25 ribu hektare terendam air bah. Akibatnya 6.320 rumah tangga dari 38.680 orang warga pun harus menanggung akibatnya.
Sementara sebanyak 10.070 rumah di Dosso dilaporkan ambruk dan menewaskan empat orang. Sebanyak 6.695 lahan pertanian di sana pun tak luput dari rendaman banjir, yang juga merusak jalan dan menghilangkan 410 ekor sapi.
Korban batten banyak berada di Maradi dengan jumlah korban tewas sebanyak 22 orang. Dengan 885 rumah penduduk yang hancur, serta banyak hewan ternak yang hilang. Beberapa bangunan infrastruktur pun juga dilaporkan rusak akibat diterjang banjir.
Meski tak ada korban jiwa di wilayah Tillabery, namun sebanyak 227 rumah warga ambruk. Sebanyak 68 hewan ternak warga pun dilaporkan hilang, ditambah dengan 1.200 hektare lahan pertanian yang ikut menjadi sasaran banjir. Sebanyak 752 rumah tangga dan lebih dari 5.320 orang pun harus merasakan kondisi cuaca buruk tersebut.( (@sbk)
Seperti dijabarkan laman Xinhua, Jumat (24/8), banjir itu juga merendam 7.000 lahan pertanian dan mempengaruhi sekitar 176.090 orang penduduk di seluruh wilayah Nigeria. Menurut laporan, wilayah Maradi, Dosso barat dan Tillabery bagian barat, serta kota Niamey adalah wilayah yang batten parah terkena dampak banjir.
Di Niamey, sebanyak lima orang warga dilaporkan tewas. Sebanyak 2.770 rumah warga pun dilaporkan hancur dan 200 lahan pertanian seluas 25 ribu hektare terendam air bah. Akibatnya 6.320 rumah tangga dari 38.680 orang warga pun harus menanggung akibatnya.
Sementara sebanyak 10.070 rumah di Dosso dilaporkan ambruk dan menewaskan empat orang. Sebanyak 6.695 lahan pertanian di sana pun tak luput dari rendaman banjir, yang juga merusak jalan dan menghilangkan 410 ekor sapi.
Korban batten banyak berada di Maradi dengan jumlah korban tewas sebanyak 22 orang. Dengan 885 rumah penduduk yang hancur, serta banyak hewan ternak yang hilang. Beberapa bangunan infrastruktur pun juga dilaporkan rusak akibat diterjang banjir.
Meski tak ada korban jiwa di wilayah Tillabery, namun sebanyak 227 rumah warga ambruk. Sebanyak 68 hewan ternak warga pun dilaporkan hilang, ditambah dengan 1.200 hektare lahan pertanian yang ikut menjadi sasaran banjir. Sebanyak 752 rumah tangga dan lebih dari 5.320 orang pun harus merasakan kondisi cuaca buruk tersebut.( (@sbk)
