• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Enam Minimarket Disatroni Perampok

    Last Updated 2012-08-29T17:24:37Z


    Satelit9.com,Tangerang- Aksi perampokan yang dilakukan oleh Gendi Alfakhasogi,25, terhadap enam minimarket ternyata terinspirasi dari sebuah bold Grand Taft Auto Sean Andreas.
    Game tersebut menceritakan sosok Carl Jhonson yang merupakan kepala geng di Kota Sean Andreas.
    Memang seperti diberitakan sebelumnya, agency lainnya yang menyebabkan mahasiswa di Alam Sutra itu merampok adalah akibat kedua orang tuanya menstop uang jajannya sejak 15 Agustus lalu.
    Lantaran kesal karena orangtuanya sudah tidak memberikan uang jajan, Gendi pun kemudian melakukan aksi nekatnya dengan merampok 6 minimarket di wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Bermodalkan senjata palsu dari korek api, anak kedua dari Sabugan L Tobing yang merupakan seorang pensiunan Departemen Keuangan (Depkeu) berhasil menggasak uang tunai Rp 3.450 ribu dari hasil merampok.
    Aksi nekat Gendi tersebut sempat membuat geger pihak kepolisian, Pasalnya dalam waktu 3 hari, aksi perampokan terhadap minimarket kembali terjadi di wilayah blah Polres Metro Tangerang dan Polres Kabupaten Tangerang.
    Bahkan wajah Gendi sempat terekam kamera CCTV yang saat itu tengah menodongkan senjata api ke karyawan minimarket. Berbekal rekaman CCTV, Polisi pun bergerak cepat. Gendi Alfakhasogi pun berhasil ditangkap Tim Resmob Polsek Serpong pimpinan Ipda Sumiran di dalam café J’CO BSD Square bersama Yayuk, kekasihnya.
    Tim Resmob Polsek Serpong pun membawa pelaku kerumahnya di Cluster Anggerk Loka Blok H/30 RT 01/10, Perumahan BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan. Dari dalam rumah pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua bungkus mie sedap yang dibungkus platsik Indomart, kaos bertuliskan angka 69 dan topi yang digunakan pelaku saat merampok. Mobil Toyota Vios Biru B 8101 DP milik pelaku pun tak luput dari penggeledahan, sebuah senjata api mainan yang digunakan untuk merampok pun disita polisi dari dalam laci mobilnya. Petugas pun kemudian membawa pelaku berikut barang bukti ke Polsek Serpong.
    Kapolsek Serpong Kompol Nico Adreano Setiawan mengatakan, Gendi melakukan perampokan di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan tiga kali. Aksi perampokan pertama kali dilakukan di sebuah Indomart di Kelurahan Ciater, Serpong, aksi kedua disebuah Alfamart Serpong III di Kelurahan Pondok Jagung, dan aksi ketiga di Indomart Ciater di Kelurahan Rawa Mekar. Total kerugian di ketiga TKP tersebut mencapai Rp 2,4 juta.
    Tertangkapnya Gendi Alfakhasogi berawal dari salah satu saksi yang merupakan karyawan Indomart mengaku mengenali wajah korban yang biasa bermain di tempat bold online 69 di Jalan Tol Boulevard Raya, BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan.
    Tim resmob Polsek Serpong pun langsung bergerak menuju tempat bold online. Dari keterangan penjaga bold online, Gendi setiap pagi selalu menongkorng di café J’CO BSD Square. Tak mau membuang waktu, Tim Resmob Pimpinan Kanit Reskrim Polsek Serpong Ipda Sumiran langsung meringkus pelaku yang saat itu tengah bersama Yayuk, kekasihnya.
    “Pelaku berhasil kami tangkap setelah salah satu karyawan minimarket mengenali wajah pelaku yang biasa bermain bold online. Kami pun bergerak kesana. Sesampainya disana, petugas mendapat informasi jika pelaku berada di sebuah café. Dan benar saja, pelaku tengah menongkrong bersama pacarnya disana,” ungkap Nico A, Setiawan.
    Soujuaon Tobing,29, kakak pelaku, mengaku terkejut dengan ulah adik kandungnya tersebut .
    Ditemui dirumahnya di Cluster Anggerk Loka Blok H/30 RT 01/10, Perumahan BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan, Soujuan mengaku tak habis pikir mengapa adiknya itu sampai nekat melakukan perbuatan melawan kriminal. Padahal selama ini kedua orangtua mereka masih mampu membiayai hidup kedua anaknya. “”Kita ga nyangka. Karena kita bukan dari keturunan keluarga seperti itu (perampok). Hal memalukan, kayak orang ga pernah makan aja,” ujar Souju.
    Lanjut Souju, adiknya tersebut memang dikenal pendiam. Sejak lulus SMIP tahun 2006 lalu, Gendi memang tidak mau melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Sejak lulus sekolah, Gendi bekerja sebuah biking di daerah Bali. Setelah tak lagi bekerja, Gendi kerap menghabiskan waktunya dengan bold Bahkan ketika berada dirumah, dirinya bersama adiknya itu selalu bermain Play Station (PS). “Dia memang pendiam. Waktunya memang dihabiskan di game. Terkadang dirumah juga suka capital PS dengan saya,” ujarnya.
    Sementara itu, Hendirik, penjaga bold online 69, mengaku tak menyangka jika Gendi nekat melakukan aksi perampokan. Selama ini Gendi memang tercatat sebagai anggota affiliate di bold online 69 yang berada di Jalan Tol Boulevard BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan. Selama bermain game, Gendi selalu bermain bold sejak pukul 22.00 hingga pukul 06.00. “Dia kalau capital bold dari jam 10 malam sampai jam 6 pagi,’ kata Hendrik yang mengenal Gendi sebagai sosok yang pendiam. (@eko)
    Komentar
    • Enam Minimarket Disatroni Perampok

    Terkini

    Topic Popular