Satelit9.com,Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menghadapi keluhan atau curhat seorang petugas Perusahaan Otobus (PO) Santun yang mengeluhkan turunnya omzet karena banyaknya affairs mudik chargeless dari berbagai perusahaan dan lembaga."Ya, kita akan adakan evaluasi kegiatan arus mudik chargeless ini," jawab Fauzi Bowo saat memantau arus mudik di Terminal Pulogadung, Jakarta.
Santun (42), karyawan PO pada rute Jakarta - Medan itu, menilai mudik chargeless itu telah menurunkan aggregate penjualan tiket bus sejak beberapa tahun terkahir.
"Penumpang sepi pak, banyak mudik chargeless perusahaan barangkali, kalau udah dikasih mudik gratis, ya sudah deh," kata Santun.
Fauzi menanggapi keluhan dengan mengatakan konsumen berhak memilih dan menggunakan moda transportasi yang dianggapnya batten menguntungkan.
"Ya perusahaan-perusahaan memberikan CSR-nya dan memang masyarakat bebas memilih," katanya merujuk affairs "corporate amusing responsibility" (pertanggungjawaban sosial perusahaan).
Dia justru menyarankan perusahaan bus menempuh upaya khusus agar bisa meningkatkan penjualan tiket lagi, apalagi mereka menghadapi pesaing baru pada moda transportasi udara.
Fauzi memperkirakan jumlah penumpang moda transportasi udara akan naik 23 persen Lebaran ini, seiring dengan meningkatbnya kesejahteraan warga Jakarta.
"Dan orang Jakarta itu juga ingin cepat dan tidak sabaran," katanya.
Data Terminal Pulogadung menunjukkan, 439 bus berangkat sejak tujuh hari sebelum Lebaran atau hari Minggu lalu dengan mengangkut 9.126 penumpang.(@cool)