• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas

    Last Updated 2012-08-20T14:06:19Z


    Satelit9.com,Yogyakarta -Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas pada Senin sore, 20 Agustus 2012. Aktivitas yang terjadi sekitar pukul 15.00- 17.30 WIB itu ditandai dengan keluarnya asap berwarna putih dari gunung yang sempat erupsi hebat pada 2010 lalu.
    “Benar terjadi peningkatan aktivitas. Tapi asapnya tidak setinggi yang lalu, ini hanya sekitar 70 meter, mengarah ke daerah Boyolali,” kata Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Sri Sumarsih kepada Tempo seusai pemantauan.
    Sri menambahkan asap yang keluar dari mulut Merapi itu jauh lebih pendek dibandingkan dengan asap yang dihembuskan pada 15 Juli 2012 lalu. Saat itu mencapai sekitar 1.000 beat dan menimbulkan guguran cukup besar serta hujan abu tipis di sejumlah desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. “Ini juga tidak disertai guguran, atau peningkatan aktivitas lain seperti gempa atau deformasi,” kata dia.
    Asap itu dinilai sebagai gerakan spontan magmatik akibat pergerakan atau hembusan gas dari dalam tubuh Merapi. “Kami masih terus awasi, tapi warga tak perlu panik. Ini aktivitas biasa, tidak ada peningkatan status,” kata dia.
    Sementara relawan pemantau Merapi, M. Tugi, menuturkan bahwa dari pengamatan dari Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Jawa Tengah, yang berjarak sekitar lima kilometer dari puncak Merapi, hembusan asap Merapi itu sangat kentara pada abscessed hari. “Tapi relatif tenang, gemuruh pun relatif tipis nyaris tidak ada,” kata dia.
    Para warga di sekitar lereng Merapi pun juga tidak merisaukan kondisi tersebut karena aktivitas yang ada tetap normal. “Tak ada guguran atau disertai hujan abu seperti kemarin, warga tetap beraktivitas seperti biasa,” kata dia.
    Tugi yang juga sering menjadi pemandu pendakian Merapi itu menuturkan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri ini Merapi sepi dari pendaki. “Mungkin nanti setelah Lebaran,” kata dia.
    Tim relawan sendiri akan secara intens memantau Merapi pada pekan ini seusai libur Lebaran.
    Pada Juli 2012 Merapi kembali menunjukkan geliatnya dengan mengeluarkan asap tebal dan menyebabkan guguran yang mengarah ke Kali Senowo dan Lamat Magelang Jawa Tengah. Suara keras guguran tersebut sempat membuat warga di lereng Merapi kaget. Bahkan warga serentak keluar rumah guna mencari tahu kejadian sebenarnya. Warga juga melihat asap pekat mengepul dari puncak yang lantas disertai hujan abu tipis.(@sbk)
    Komentar
    • Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas

    Terkini

    Topic Popular