Satelit9.com, Jakarta- Merapatnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bukanlah tanpa sebab. Beberapa kali PKS mencoba berkomunikasi dengan Jokowi, namun selalu saja yang bersangkutan berhalangan."Kami sudah membangun komunikasi dengan Pak Jokowi, sama seperti ke Pak Foke. Sayang sekali komunikasi tidak terlaksana sampai tuntas karena Pak Jokowi hanya hadir di hari minggu," kata anggota dewan majelis syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/9).
Kemudian, lanjut Hidayat, Jokowi meminta ketemu kembali pada hari Selasa.
"Tapi pada Selasa beliau telepon dan minta ketemuan hari Rabu. Kemudian pada hari Rabu setelah ditunggu ternyata tidak ada berita."
"Sampai hari kamis tidak ada berita. Sebagai partai, PKS tidak mau digantung dan harus menetapkan keputusan, namun bukan karena inkonsistensi," cetus Hidayat.
"Ada klausul yang mengatakan bahwa akan ada evaluasi setiap tahun terhadap apa yang dilakukan Pak Fauzi Bowo, dan akan kami kerjakan dengan maksimal," ujarnya.
Lalu, berdasarkan pengalaman di Solo, Hidayat memastikan apakah beliau memang akan tetap sampai 2017 atau akan ada yang lain.(MI@eko)