• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Kasus Bank Century,Publik masih menunggu amunisi dari Antasari

    Last Updated 2012-08-12T20:15:43Z


    Satelit9.com,Jakarta- Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, berkomentar mengenai testimoni mantan Ketua KPK Antasari Azhar. Menurutnya, pengakuan perihal rapat dana talangan (bail-out) Bank Century di Istana, harus didukung bukti konkret.
    "Testimoni tidak cukup hanya pernyataan, tapi harus ada bukti konkret seperti rekaman pembicaraan saat rapat," katanya usai presentasi hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), Jakarta, Ahad (12/8) malam.
    Burhanuddin mengatakan, testimoni Antasari di sebuah stasiun televisi swasta itu ibarat pukulan kosong, sehingga tidak memiliki dampak. "Publik masih menunggu amunisi dari Antasari. Kalau hanya sebatas testimoni, itu kurang nonjok. Banyak sekali yang mempertanyakan kebenaran testimoni itu," ujar Burhanuddin.
    Meski seandainya benar rapat pembahasan bail-out Century dilakukan di Istana, Antasari sebagai Ketua KPK saat itu seharusnya membuat sebuah rekaman. "Saya tidak ingin komentar lebih jauh jika buktinya tidak kuat-kuat, karena peserta rapat lainnya yang disebutkan Antasari sudah membantah."
    Testimoni Antasari dikhawatirkan dapat dimanfaatkan politisi DPR untuk melakukan "bergaining position" bagi partai politiknya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Burhanuddin, sejak awal DPR RI menggunakan kasus Bank Century sebagai sarana "bargaining" politik dengan pemerintah.
    Di sisi lain, testimoni tersebut juga merupakan informasi penting bagi KPK untuk ditelusuri lebih lanjut. KPK memiliki tanggung jawab moral, seperti meminta keterangan Antasari sesuai petunjuk yang disampaikannya.
    "KPK juga bisa meminta keterangan kepada nama-nama yang disebutkan Antasari Azhar," tutupnya.@(eko)
    Komentar
    • Kasus Bank Century,Publik masih menunggu amunisi dari Antasari

    Terkini

    Topic Popular