Satelit9.com,Jombang-Tindakan yang dilakukan Nur Inaniana (33) sungguh kejam. Warga Dusun Gedangan Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek ini tega memotong pergelangan tangan anaknya sendiri yang masih berusia 7 bulan, Aisyah Febriana. Akibatnya, tangan bocah balita itu nyaris putus.
Aisyah merupakan anak pertama dari pasangan Arifin (31) dan Nur Inaniana. Kejadian itu bermula ketika Aisyah menangis sejak pagi. Di rumah besar itu hanya ada Aisya, ibunya, serta sang nenek, Sa'adah (48). Sedangkan Arifin sedang berjualan sayur di pasar Cukir. Sang nenek yang curiga dengan tangis cucunya akhirnya melihat. Nah, dari situlah ia mengetahui lengan kanan Aisyah bersimbah darah. "Saya mengetahuinya sekitar jam 10.00 WIB," kata Sa'adah, Sabtu (25/8/2012).
Selanjutnya, bocah malang itu dilarikan ke RSUD Jombang guna mendapatkan pertolongan. Sedangkan pelaku, dikunci ke dalam kamar oleh keluarganya. Sementara warga lainnya, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jombang. "Kejadian persisnya saya tidak tahu. Saya diberi kabar sekitar pukul 11.00 saat anak saya sudah di RSUD," kata Arifin, orang tua korban.
Hingga saat ini polisi masih melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara). Selain mengamankan gunting yang digunakan untuk memotong tangan korban, polisi juga menyita baju bayi bersimbah darah. "Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan jiwa. Karena dia pernah dirawat di rumah sakit jiwa Menur Surabaya," kata salah satu.(@sbk)
Aisyah merupakan anak pertama dari pasangan Arifin (31) dan Nur Inaniana. Kejadian itu bermula ketika Aisyah menangis sejak pagi. Di rumah besar itu hanya ada Aisya, ibunya, serta sang nenek, Sa'adah (48). Sedangkan Arifin sedang berjualan sayur di pasar Cukir. Sang nenek yang curiga dengan tangis cucunya akhirnya melihat. Nah, dari situlah ia mengetahui lengan kanan Aisyah bersimbah darah. "Saya mengetahuinya sekitar jam 10.00 WIB," kata Sa'adah, Sabtu (25/8/2012).
Selanjutnya, bocah malang itu dilarikan ke RSUD Jombang guna mendapatkan pertolongan. Sedangkan pelaku, dikunci ke dalam kamar oleh keluarganya. Sementara warga lainnya, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jombang. "Kejadian persisnya saya tidak tahu. Saya diberi kabar sekitar pukul 11.00 saat anak saya sudah di RSUD," kata Arifin, orang tua korban.
Hingga saat ini polisi masih melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara). Selain mengamankan gunting yang digunakan untuk memotong tangan korban, polisi juga menyita baju bayi bersimbah darah. "Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan jiwa. Karena dia pernah dirawat di rumah sakit jiwa Menur Surabaya," kata salah satu.(@sbk)
