Satelit9.com,Yogyakarta-Selama Hari Idul Fitri kebutuhan air dari PDAM setempat mengalami peningkatan sehingga air untuk wilayah yang tinggi menjadi tersendat atau tidak lancar. Kondisi ini dikeluhkan beberapa warga yang kebutuhan air bersihnya jadi tak terpenuhi.
Salah seorang warga Blumbang, Karangsari, Pengasih, Heri mengatakan, air PDAM saat lebaran tidak lancar. "Mengalir hanya sedikit demi sedikit, sehingga kerepotan dalam pemenuhan kebutuhan air. Sekarang meski lebaran sudah lima hari kondisinya juga masih sama, air belum lancar," kata Heri di rumahnya, Kamis malam(23/8).
Kasubag Produksi dan Distribusi PDAM Kulonprogo Agung Himawan yang dikonfirmasi mengakui pada lebaran memang terjadi peningkatan pemakaian sehingga air menjadi tidak terkendali. Air akan mencari tempat yang datar dulu, sedang wilayah yang tinggi tekanannya menjadi sulit terjangkau karena pemakaian didominasi yang wilayah datar.
Sebenarnya, kata Agung, air PDAM jalan terus. Dari Clereng debitnya 100 liter/detik dan Sermo 60 liter/detik, serta Kali Progo 40 liter/detik untuk melayani pelanggan sebanyak 14.000. Dari sebanyak 14.000 pelanggan 90 persen diantaranya adalah pelanggan rumah tangga.
“Bisa dibayangkan ketika para pemudik datang maka kebutuhan air menjadi melonjak, mengakibatkan jangkauannya menjadi tersendat," ungkapnya. (@ida)
