Satelit9.com,Jakarta- Mabes Polri masih masih melakukan penyelidikan atas insiden pelemparan granat dan penembakan di Pospam Glagag, Surakarta, Jawa Tengah, beberapa waktu lal. Polri pun yakin bisa menangkap tersangka dalam waktu dekat."Kami tentunya berangkat dari fakta dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekarang kami masih melakukan langkah-langkah penyelidikan. Tim sudah bergerak, Insya Allah pelakunya dapat kita tangkap," terang Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo di Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Kamis (23/8).
Timur menampik jika kasus penembakan pospam itu terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Sebab, ia belum memiliki bukti yang mengarah ke arah tersebut.
"Sekali lagi kami menugasi pengembangan. Tentunya semua berangkat dari olah TKP, ada proyektil, selongsong dan kami semua berangkat dari situ. Sekali lagi kita tunggu ya, saya hanya menyampaikan kami berangkatnya dari hal itu (fakta-red)," imbuhnya.
Sementara ketika ditanya mengenai kasus penyebaran video berbau SARA, Timur mengaku hal itu sudah diselidiki dan ditangani Kemenko Polhukam. "Ini masih penyelidikan dan tadi Pak Menko Polhukam sudah menyampaikan proses hukum. Semua sedang berjalan," teranganya.
Ia pun mengaku terus berusaha untuk menyelesaikan kasus SARA dan terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. "Ya itulah, namanya usaha. Tentunya aparat keamanan polri yang dibantu intelijen akan melakukan langkah-langkah hukum atau preventif yang dilaksanakan. Dan kita bekerja sama dengan Kemekominfo," tegasnya.(ant/agus)