• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Mobil Dinas Staf Ahli Walikota Semarang Terbalik di tol seksi C , 3 Tewas

    Last Updated 2012-08-12T11:55:14Z


    Satelit9.com,Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi Mobil Toyota Innova H 56 A, yang merupakan mobil dinas Staf Ahli Walikota Semarang Harini Krisniati, mengalami selip ban dan terguling beberapa kali di ruang tol seksi C 10.900, jalur A, Minggu (12/8) pagi.
    Mobil yang seharusnya digunakan untuk urusan pelayanan publik itu, justru dipakai oleh para pelajar SMA N 9 Semarang yang belum boleh mendapatkan SIM. Para remaja itu, diperkirakan ngebut diatas 100 km/jam.
    Akibatnya, dua orang meninggal dunia di tempat, dan satu orang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Menurut petugas Sentra Komunikasi Tol Semarang, Didi Wahyudi, ini merupakan kejadian pertama di ruas tol dalam masa arus mudik. Mobil dinas yang kecelakaan itu sendiri merupakan bagian dari rombongan tiga mobil.
    "Mereka masuk melalui Jatingaleh dan menuju ke Gayamsari. Namun sampai di titik 10.900 seksi C, Kijang Innova mengalami selip dan terguling beberapa kali hingga masuk jalur penyelamat," kata Didi.
    Melihat mobil temannya terguling-guling, mobil Toyota Yaris di belakangnya berhenti dan mencoba menolong. Mereka juga menelpon petugas tol meminta bantuan.
    "Nah, anaknya Bu Harini kebetulan ada di mobil Yaris, jadi selamat. Berdasar informasi, mereka baru saja pulang dari sahur dan hendak menuju ke pantai," tambah Didi.
    Selain tiga orang tewas, insiden ini juga mengakibatkan dua orang luka berat, dan tiga luka ringan. Tiga korban tewas masing-masing Arviko Akbar (16) dari Perum Bukit Kencana Jaya Semarang, Bayu Kurnia (16) dari Jalan Gaharu Barat Dalam 4/247 semarang, dan Rio Rizky (16).
    "Kami kesulitan melacak nama-nama mereka. Karena pihak sekolah sudah mulai libur, dan tadi teman-temannya mobil yang terguling juga langsung menolong, tanpa sempat kami data. Yang pasti mereka adalah pelajar SMUN 9 Semarang," kata Didi Wahyudi.
    Plt Walikota Semarang Hendrar Prijadi mengaku prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut. Karena sesuai aturan, mobil dinas memang sebaiknya hanya digunakan untuk kepentingan dinas. Jika digunakan di luar kedinasan, jika terjadi sesuatu jelas akan merugikan negara. Apalagi sampai menimbulkan korban meninggal, kerugian menjadi sangat tak terhitung.
    "Saat ini kami belum memutuskan sanksi atau tindakan administratif terhadap pemegang mobil dinas itu, namun kami akan mengkaji izin penggunaan mobil dinas kepada yang bersangkutan," kata Hendrar Prjadi.
    Harini Krisniati adalah salah satu dari beberapa staf ahli Walikota. Sebelum menjadi staf ahli, ia sudah pernah menduduki beberapa pos sebagai kepala dinas, dan pernah pula menjadi sekretaris daerah Kota Semarang. Setelah gagal dalam proses pemilihan walikota 2010, ia ditempatkan sebagai staf ahli.
    Sebagai pejabat yang sudah lama, tentu saja ia juga memiliki mobil pribadi. Yang patut disayangkan, justru anaknya diizinkan menggunakan mobil dinas untuk kepentingan bersenang.(@eko)
    Komentar
    • Mobil Dinas Staf Ahli Walikota Semarang Terbalik di tol seksi C , 3 Tewas

    Terkini

    Topic Popular