Satelit9.com,Wonogiri-Panen gaplek tahun ini disambut kecewa sejumlah petani di Wonogiri. Pasalnya keuntungan yang didapat petani , Kalau dijual apa adanya masih singkong basah harganya batten hanya 700 rupiah perkilonya, tapi kalau dijemur dulu menjadi gaplek bisa seribu atau jika mujur sampai seribu dua ratus,” terang Subekti (38) petani di Gendayakan Paranggupito, Minggu (26/8) Diprediksi merosotnya harga jual gaplek tahun ini akibat waktu panenan secara bersamaan di sejumlah wilayah.Marijo (50) penduduk Tirtosworo Giriwoyo menuturkan sebagian besar petani terbiasa menjual singkong dalam wujud gaplek ketimbang masih basah. Selain pertimbangan harga, kulit singkong bisa dijadikan tambahan pakan ternak.
Sementara itu, Sudaryono pengepul gaplek dari UD. Sari Bumi Sidoharjo berkata gaplek hasil tampungan bakal dijual kembali hingga ke Ponorogo dan Surabaya Jatim. Dalam satu bulan bisa mengumpulkan singkong kering sebanyak 300 ton dari petani.
Daerah yang mulai panen adalah kecamatan Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro, Giriwoyo, Wuryantoro, dan sebagian Baturetno. Di wilayah tersebut terlihat pemandangan warga mengupas singkong selanjutnya dijemur hingga kering menjadi gaplek.(@eko)
