Satelit9.com,Jakarta-Pada malam takbiran, operasional bus Trans-Jakarta dipercepat. Bus dengan jalur khusus ini hanya akan melayani penumpang hingga pukul 18.30. Hal itu dilakukan melihat situasi Ibu Kota dan ruas jalan akan dipenuhi warga yang melakukan takbir keliling, sehingga jalan-jalan diperkirakan macet.
Humas Badan Layanan Umum (BLU) Trans-Jakarta, Sri Ulina Pinem, di Jakarta, Sabtu (18/8), mengatakan, jika pada hari biasa operasional busway hingga pukul 23.00 WIB, maka untuk malam takbiran di percepat hanya sampai pukul 18.30 WIB.
"Sesuai pengalaman tahun-tahun sebelumnya jalanan di wilayah Ibu Kota selalu macet saat malam takbiran jadi kita percepat operasinya," kata Ulina.
Dia mengatakan, bagi penumpang yang akan transit, sebaiknya satu jam sebelum loket ditutup. Karena dikhawatirkan tidak akan terangkut.
"Ini juga untuk menghindari komplain dari masyarakat. Karena jika terus dipaksakan waktu tunggu penumpang akan lebih lama," ujarnya.
Berdasarkan abstracts BLU Trans-Jakarta, lanjut Ulina, jalur yang akan mengalami gangguan selama takbiran terutama pada kawasan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Balai Kota, Tugu Tani, Matraman, Kramat jati, dan Pademangan. Pada jalan-jalan tersebut diprediksi akan dipenuhi massa yang melakukan takbir keliling.
Selain itu, katanya, pada hari pertama Lebaran operasional busway juga dimundurkan dari pukul 05.00 menjadi pukul 09.00 WIB.
Kebijakan ini diambil dalam rangka memberikan kesempatan kepada petugasnya untuk melakukan Salat Idul Fitri terlebih dahulu.
Sementara pada hari kedua dan seterusnya operasional bus Trans-Jakarta accustomed seperti biasa. (@eko/cool)
Humas Badan Layanan Umum (BLU) Trans-Jakarta, Sri Ulina Pinem, di Jakarta, Sabtu (18/8), mengatakan, jika pada hari biasa operasional busway hingga pukul 23.00 WIB, maka untuk malam takbiran di percepat hanya sampai pukul 18.30 WIB.
"Sesuai pengalaman tahun-tahun sebelumnya jalanan di wilayah Ibu Kota selalu macet saat malam takbiran jadi kita percepat operasinya," kata Ulina.
Dia mengatakan, bagi penumpang yang akan transit, sebaiknya satu jam sebelum loket ditutup. Karena dikhawatirkan tidak akan terangkut.
"Ini juga untuk menghindari komplain dari masyarakat. Karena jika terus dipaksakan waktu tunggu penumpang akan lebih lama," ujarnya.
Berdasarkan abstracts BLU Trans-Jakarta, lanjut Ulina, jalur yang akan mengalami gangguan selama takbiran terutama pada kawasan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Balai Kota, Tugu Tani, Matraman, Kramat jati, dan Pademangan. Pada jalan-jalan tersebut diprediksi akan dipenuhi massa yang melakukan takbir keliling.
Selain itu, katanya, pada hari pertama Lebaran operasional busway juga dimundurkan dari pukul 05.00 menjadi pukul 09.00 WIB.
Kebijakan ini diambil dalam rangka memberikan kesempatan kepada petugasnya untuk melakukan Salat Idul Fitri terlebih dahulu.
Sementara pada hari kedua dan seterusnya operasional bus Trans-Jakarta accustomed seperti biasa. (@eko/cool)
