Satelit9.com,Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi diharapkan fokus menangani kasus-kasus besar. Meski tetap memantau penanganan kasus korupsi proyek actor ujian pembautan SIM di Korlantas Mabes Polri."(KPK) Kembali fokus mengusut kasus-kasus besar. Kasus ini tetap dipantau," jelas anggota Komisi III DPR Ahmad Yani (Minggu, 5/8).
Karena itulah, perseteruan antara KPK dan Kepolisian dalam mengusut kasus yang diduga melibatkan mantan Korlantas Mabes Polri Irjen Djoko Susilo dikhawatirkan hanya permainan kelompok tertentu yang mempunyai niat tidak baik.
"Saya takut, ada orang yang sengaja mengobok-obok KPK dengan Kepolisian, sehingga berantuk terus. Sehingga kasus besar yang ditangani KPK yang katanya akan ada tersangka-tersangka baru akan hilang," sambungnya.
Beberapa kasus yang dimaksud Yani adalah kasus bailout Bank Century, kasus suap Bupati Buol yang diduga melibatkan petinggi Demokrat Siti Hartati Murdaya, kasus Hambalang, Wisma Atlet, suap PON Riau dan kasus amount accretion Migas.
"Saya melihat sudah ada gerakan-gerakan dari orang yang tidak senang dengan (Ketua KPK) Abraham Samad dari sejak awal. Karena Abraham berjanji dalam setahun akan membongkar kasus-kasus besar," jelasnya. (@kevin)