Satelit9.com,Sukoharjo – Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo terus melakukan sejumlah persiapan guna menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2012. Sejumlah persiapan yang masih dilakukan hingga saat ini di antaranya, memantau kesiapan armada, kesiapan cartage light, aflame light, halte, terminal dan jalur mudik meliputi 4 jalur utama serta 6 jalur alternatif.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo, Bambang Sutrisno memperkirakan, pemudik tahun ini akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Perkiraan tersebut diperhitungkan dari standar tahun sebelumnya, serta belum terlihat meningkatnya arus lalu-lintas di awal Ramadhan ini.
“Jika di awal Ramadhan ini belum terlihat peningkatan arus lalu lintas, diprediksi puncak arus mudik meningkat mulai H-7 Lebaran. Kita masih terus lakukan persiapan mulai fleet hingga fasilitas jalan dan rambu lalu-lintas,” ujarnya, Jumat (3/8).
Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait, seperti Satlantas Polres Sukoharjo, Kesbangpolinmas, Satpol PP, Bagian Perekonomian dan beberapa instansi swasta sebagai persiapan pra kondisi pengamanan arus mudik Lebaran.
“Sebagai persiapan pra kondisi arus mudik Lebaran kita jalin koordinasi dengan beberapa instansi terkait. Kita juga sudah mulai melakukan pembenahan rambu-rambu yang rusak dan memasang penunjuk jalan. Kita pasang 50 rambu melibatkan pihak swasta sebagai sponsor,” imbuhnya.
Selain itu, Dishub juga mengintensifkan pengawasan tuslah tarif angkutan. Meski tarif ekonomi belum ditentukan dan kemungkinan tidak ada kenaikan, namun Dishub tetap melakukan pengawasan. Sebanyak 429 fleet bus, baik mikro bus maupun mini bus juga telah disiagakan untuk memperlancar arus mudik dan arus balik selama liburan Lebaran di Sukoharjo.
(DNI)
