Satelit9.com,Boyolali-Tim SAR Bara Meru terpaksa mengevakuasi paksa rombongan pendaki Merapi asal Bekasi, Rabu (22/8) malam. Langkah tersebut dilakukan setelah anggota rombongan mengalami celaka di kawasan puncak.
"Kami tak mau mengambil risiko sehingga terpaksa menempuh langkah tersebut," kata anggota Tim SAR, Subakat, Kamis (23/8).
Dijelaskan, salah satu dari 12 anggota pendaki tersebut keseleo kaki kanannya karena tergelincir di kawasan Pasar Bubrah di kawasan puncak Merapi. Beruntung, Nurul Fauziah, pendaki malang itu berhasil diselamatkan teman-temannya.
Tidak hanya itu, satu anggota lainnya juga terperosok ke dalam pasir hingga sepinggang. Mengetahui kejadian tersebut, korban langsung ditarik dan tak mengalami cedera apapun. Kejadian itu disampaikan oleh rombongan pendaki lain yang turun terlebih dahulu.
"Dari laporan itu, kami langsung naik untuk melakukan evakuasi paksa," ujarnya.
Lebih lanjut Subakat mengungkapkan, rombongan pendaki itu naik ke puncak Merapi dari pintu pendakian New Selo, Selasa (21/8) malam. Rencananya, rombongan akan menginap di puncak selama dua malam dan melakukan penanaman pohon.
Tim SAR, imbuh dia, khawatir dengan kondisi para pendaki. Selain kecelakaan itu, tim, juga was- was mereka bakal kehabisan bekal makanan. Apalagi, Merapi sempat mengeluarkan asap sulfatara yang bisa membahayakan para pendaki.(cool /agus)
