Satelit9.com,Surabaya-Sebuah gudang penyimpanan barang rongsokan di Bendul Merisi Utara V Surabaya, terbakar. Selain itu, 1 assemblage mobil Toyota aces up dalam gudang, juga ikut terpanggang karena tidak bisa diselamatkan warga karena kondisi pintu gudang terkunci.
Tak ayal, hal ini membuat pemilik gudang, H Abdul Kowir (34), sempat shock lantaran jumlah kerugian ditaksir sekitar Rp 300 juta. Meski begitu, H Abdul Kowir telah merelakan apa yang telah terjadi pada usahanya. "Saya terima dengan ikhlas, yang penting apinya tidak menyebar ke rumah tetangga. Uang masih bisa dicari," ujar Kowir.
Bahkan, dalam kejadian ini sempat terdengar sekali ledakan yang diduga berasal dari mobil atau tabung elpiji dan membakar atap viber milik Anis, tetangga korban.
Ia menambahkan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 wib. Dan petugas pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 wib. Sehingga, di lokasi ada 6 assemblage mobil pemadam kebakaran untuk pemadaman. Apalagi, petugas PMK sempat kesulitan melakukan pemadaman karena lokasi dipenuhi warga.
"Saya tidak tahu awal mulanya karena apa. Tapi tiba-tiba bau asap dan tidak absolutist kemudian terdengar ledakan. Setelah itu api langsung membesar," ujar Anis, pemilik rumah yang lokasinya bersebelahan dengan lokasi kebakaran, Kamis (23/8/2012).
Awal sebelum kejadian, Kowir sekitar pukul 13.30 wib, sedang menjalankan Shalat Dzuhur di rumahnya. Lalu 15 menit kemudian usai shalat, Kowir dikejutkan api yang sudah membesar dan berada di ruang bagian depan.
Kowir langsung meminta tolong kepada warga maupun ke tetangga, serta mengingatkan tetangga yang bersebelahan dengan gudangnya, agar bersiap-siap menyelematkan barang berharganya.
Sekitar pukul 14.30 wib api sudah berhasil dikuasai, bahkan petugas PMK juga mendapatkan sekitar 7 tabung elpiji ukuran 3 kg dan tabung oksigen 1 assemblage yang berada di tumpukan.
"Apalagi petugas sempat menemukan beberapa tabung gas, dan terdengarnya sebuah ledakan dari mobil yang membuat petugas sedikit mengalami ketakutan karena posisi mobilnya berada di depan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oratmangun.(cool /agus)
.jpg)