• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Tidak Dapat Tiket Mudik ,Anggota TNI mengamuk di Stasiun Purwokerto

    Last Updated 2012-08-12T00:47:19Z


    Satelit9.com,Purwokerto-Seorang anggota TNI mengamuk di Stasiun Purwokerto. Gara-garanya, ia tak dapat tiket mudik Lebaran.
    Sebuah kaca loket tiket kereta pun pecah berantakan terkena bogem mentahnya. "Ia memecahkan kaca pada loket lima, kebetulan saya bertugas di situ," kata Tri Mei Intan, 25 tahun, petugas penjaga loket Stasiun Purwokerto, Sabtu, 11 Agustus 2012.
    Ia mengatakan, akibat pecahan kaca tersebut, tangannya terluka. Tri langsung mendapatkan perawatan dari petugas kesehatan yang sudah mulai berjaga menyambut arus mudik Lebaran.
    Anggota TNI yang mengamuk tersebut diketahui bernama, Prajurit Satu (Pratu) Dedi Fitriyanto anggota Batalion 406 Candra Kusuma Purbalingga. Setelah memecahkan kaca, ia langsung dibawa ke Markas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/Purwokerto.
    Menurut Tri, Dedi sedang antre membeli tiket Kereta Api ekonomi Gaya Baru. Ia membeli tiket untuk mudik pada 16 Agustus 2012. Dedi membeli tiket dengan tujuan Yogyakarta.
    Sambil membawa blanko kosong pembelian tiket, Dedi yang saat itu bersama istrinya ikut masuk ke antrian di loket 5. Saat di depan petugas loket penjualan tiket Purwokerto-Yogyakarta itu, Tri meminta Dedi mengisi blangko pembelian tiket di
    customer account yang ada di sebelah pintu masuk peron, "Silahkan bapak ke bagian chump service," kata Tri.
    Namun Dedi tidak ke bagian chump service, melainkan mendatangi semua loket yang ada di stasiun. Ia kemudian menanyakan kembali ada tidaknya tiket yang ia inginkan.
    Merasa tak mendapat jawaban memuaskan, Dedi kembali mendatangi loket lima. "Lalu saya jawab tiket yang dimaksud sudah habis," kata Tri.
    Merasa dibohongi, Dedi pun kesal. Ia langsung memecahkan kaca loket tersebut. Tak lama, petugas langsung membawa Dedi ke pos pengamanan.
    Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom)IV/1 Purwokerto Letnan Kolonel CPM, Dhorip mengatakan perbuatan Dedi didorong oleh emosi sesaat karena kecewa atas pelayanan petugas loket.
    "Pada saat dia kembali lagi ke Loket 5, petugas saat itu sedang bertengkar dengan seorang ibu-ibu pembeli tiket lain. Sehingga beberapa pertanyaan Dedi tidak digubris, dia lalu marah dan mendorong kaca loket hingga pecah," katanya.
    Ia mengatakan, Dedi sudah bertanggung jawab mengganti kaca yang pecah. "Tetap ada sanki, karena dia melakukan tindakan indisipliner," kata Dhorip. (@sbk)
    Komentar
    • Tidak Dapat Tiket Mudik ,Anggota TNI mengamuk di Stasiun Purwokerto

    Terkini

    Topic Popular