• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Try Sutrisno:Jauhkan Pemilukada Jakarta 2 Dari Isu Sara

    Last Updated 2012-08-30T21:31:47Z


    Satelit9.com,Jakarta- Mantan Wapres Try Sutrisno mengingatkan para pemimpin bangsa untuk menjauhkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) DKI dari isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) agar terwujud kedamaian dan ketentraman di masyarakat.
    "DKI Jakarta harus menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia," katanya ketika menerima kunjungan Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) dan pimpinan Kaukus Anak Bangsa Cinta Damai (ABCD) Ali Masykur Musa di kediamannya di Jakarta, Kamis (30/8).
    Ia berharap menjelang Pemilu Kada DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September mendatang, para pemimpin bangsa ini mampu mendamaikan rakyat guna terwujudnya ketentraman bermasyarakat.
    Dalam situasi dan kondisi apapun, pemimpin harus siap menyelesaikan berbagai persoalan yang sedang dihadapi, termasuk berbagai kerusuhan berbau SARA.
    "Pemimpin masyarakat itu harus mampu mendamaikan rakyat guna mewujudkan kehidupan yang tentram dalam bermasyarakat. Semua pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk menegakkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Pemilu Kada mesti demokratis, tertib dan aman," katanya.
    Terkait penyelesaian kasus kerusuhan berbau SARA seperti di Sampang, Madura, Try Sutrisno sepenuhnya mempercayakan kepada pemerintah dan tokoh masyarakat yang dinilai lebih mengetahui akar masalah di lapangan.
    "Kalau soal Sampang, serahkan kepada pemerintah dan masyarakat. Beliau itulah yang mesti aktif, antisipatif dan menertibkan masyarakat," kata Try.
    Di tempat yang sama, Ali Masykur Musa berpendapat isu SARA pada putaran kedua Pemilu Kada DKI Jakarta sangat mengkhawatirkan.
    "Isu SARA itu sangat sensitif dalam masyarakat Indonesia yang plural dan bisa berujung pada kerusuhan. Itu bisa berdampak destruktif dan bisa dimainkan oleh kelompok kepentingan di luar agama, yaitu kepentingan politik dan ekonomi," kata Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini.
    Oleh sebab itu, Ali mengingatkan jangan sampai kerusuhan berbau SARA merembet ke Jakarta, mengingat Ibu Kota ini sebagai mercusuar, barometer dan menjadi contoh berdemokrasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Kerusuhan tidak boleh terjadi atas nama apapun, apalagi atas nama agama.
    "Untuk menghindari hal itu, tokoh masyarakat harus berpartisipasi aktif dengan memberikan pengertian rasional dalam memilih pemimpin Jakarta. Bukan berdasarkan fanatisme SARA," katanya.
    Selain itu, Ali Masykur berharap Panwaslu perlu meningkatkan kinerja dan bertindak tegas jika ada pelanggaran, yaitu Panwaslu menyosialisasikan pada masyarakat dengan memperketat pengawasan dengan melibatkan komponen masyarakat agar tidak terjadi penyebaran isu negatif.
    "Panwaslu harus bertindak tegas untuk memberikan sanksi terhadap oknum-oknum yang menyebarkan isu SARA," ujannya.
    Terkait silaturahmi dengan Try Sutrisno tersebut, menurut Ali Masykur, pihaknya juga membahas bagaimana solusi terbaik untuk menciptakan kedamaian di negeri ini, khususnya di Jakarta.
    "Beliau selaku mantan Wapres mendesak agar semua pimpinan di negeri ini menjaga dan mewujudkan komitmen berbangsa dan bernegara dengan menegakkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI sebagai Empat Pilar Berbangsa ini," ungkap Ali Masykur(@Andhini)
    Komentar
    • Try Sutrisno:Jauhkan Pemilukada Jakarta 2 Dari Isu Sara

    Terkini

    Topic Popular