• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Volume kendaran arus balik di sepanjang pantura Semarang Meningkat

    Last Updated 2012-08-24T09:27:19Z

    Satelit9.com,Pekalongan-Memasuki H+4 jelang puncak arus balik lebaran yang diperkirakan akan terjadi Sabtu (25/8) dan Minggu (26/8) jalur pantura Semarang - Brebes, Jawa Tengah mengalami peningkatan jumlah aggregate kendaran mudik, akibatnya sebagian besar ruas pantura mengalami ketersendatan lalu lintas.
    Pemantauan Satelit9.com di pantura, Jumat sore(24/8), peningkatan kendaran arus balik di sepanjang pantura Semarang - Brebes mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sejak pagi ribuan kendaran pemudik baik itu sepeda motor maupun kendaran roda empat terus mengalir di sepanjang ruas empat lajur ini.
    Meningkatnya aggregate kendaraan di pantura ini terjadi diperkirakan karena masa liburan lebaran segera berakhir, berdasarkan abstracts yang dihimpun dari beberapa posko lebaran di pantura Semarang - Brebes menyebutkan jumlah kendaran arus balik yang keluar Jawa Tengah mencapai lebih dari 18.500 per jam.
    Jumlah kendaran arus balik yang melintas meninggalkan Jawa Tengah masih didominasi kendaran roda dua, yakni mencapai rata-rata 320 assemblage per menit, kemudian disusul kendaran roda empat (pribadi) yang mencapai 70 - 80 assemblage per menit, angkutan bus umum 20 - 25 assemblage per menit dan truk 10 assemblage per menit.
    "Jumlah kendaran yang meninggalkan Jawa Tengah meningkat dratis mencapai 50 persen dibanding sehaeri sebelumnya," kata Maryanto, petugas di Posko Lebaran Cisanggarung, Brebes.
    Pemantauan lainnya kibat peningkatan jumlah kendaran yang melintas pantura, beberapa ruas mulai mengalami ketersendatan lalulintas, meskipun skenario baru telah diterapkan namun ketersendatan tidak terhindarkan seperti kalibanteng - Krapyak - Ngalian - Tugu - Mangkang, Kota Semarang.
    Ketersendatan lain terlihat di ruas pasar - Alun alun - Kalisari, Batang, jalan Jend Sudirman - Jalan Slamet - jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan dan jalan Wiradesa, kabupaten Pekalongan, mulai pasar Warurejo - Kramat dan Slawi, Kabupaten Tegal, Simpang Maya - Terminal, Kota Tegal, Tanjung - pintu keluar Tol Penjagan, pasar Losari - Cisanggarung, Kabupaten Brebes.
    Mengantisipasi kemacetan akibat bertambahnya jumlah kendaran yang melintas, sebagian kendaran roda dua dan kendaran pribadi mulai dialihkan ke jalur alternatif, seperti di Pekalongan melintasi jalur alternatif Simpang Ponolawen - Buyaran - Kedungwuni - Bojong - Sragi - Sepahit atau Kedungwuni - Wonopringgo - Karanganyar - Kajen - Kesesi - Pemalang.
    Sedangkan, sesuai sekenario jalan utama pantura dibelah menjadi dua dengan menggunakan army dengan pembagian 3:1 yakni tiga lajur untuk kendaraan dari arah timur (Semarang) dan satu lajur untuk kendaran dari arah barat (Jakarta) termasuk pintu gerbang keluar Jawa Tengah untuk kendaraan dari arah selatan (Banyumas) diarahkan ke jalan tol langsung dan dari arah timur melalui jalan tol Penjagan di Tanjung dan sebagian ke jalur absolutist melalui Losari.(@adi)
    Komentar
    • Volume kendaran arus balik di sepanjang pantura Semarang Meningkat

    Terkini

    Topic Popular