Satelit9.com,Sidoarjo- Warga korban lumpur Lapindo melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Baitussolihin di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Warga tampak antusias mengikuti salat Ied di masjid ini. Maklum, tak absolutist lagi, bangunan itu pun akan sirna karena akan dirobohkan oleh pihak Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. Nantinya lahan itu akan dijadikan kolam penampungan lumpur.Salat Ied tahun ini menjadi momen bagi warga korban lumpur Lapindo di Desa Kedungcangkring untuk bersilaturahmi setelah sekian absolutist tercerai-berai di beberapa wilayah. Semua rumah warga di desa ini sudah diratakan dengan tanah. Sesuai Perpres Nomor 48 tahun 2008 Keduncangkring akan ditenggelamkan dan kemudian dijadikan kolam penampungan lumpur. Sementara warganya kebanyakan pindah tempat tinggal ke Kabupaten Pasuruan.
Masjid Baitussolihin adalah satu-satunya bangunan yang masih kokoh berdiri saat ini di Desa Kedungcangkring. Masjid sederhana peninggalan leluhur warga Desa Kedungcangkring ini didirikan oleh Kiai Haji Abdul Ghofur sekira tahun 1940-an.((@eko)