Satelit9.com,Sukoharjo-Aksi bejat dilakukan oleh Gunadi bin Taoikromo (55) warga Jatisobo, Polokarto. Kakek ini tega mencabuli cucunya sendiri yang masih berusia 9 tahun.
Peristiwa pencabulan itu sendiri terjadi pada 7 September lalu di rumah pelaku. Dia merayu cucunya (sebut saja Bunga) dan mengiming-imingi uang Rp 4.000 agar bisa diajak tidur. Setelah merayu dan akan memberikan uang, ang kakek bejat itu kemudian mengajak Bunga masuk ke dalam kamarnya.
Setelah itu Bunga diminta tidur di samping Gunadi. Sesaat sebelum melancarkan aksi, Gunadi memberikan uang seperti yang dijanjikan, yaitu Rp 4.000. Saat itu dia juga berpesan agar tidak bilang pada siapa-siapa.
Setelah itu Gunadi menyingkap pakaian bocah tersebut hingga tersingkap kemudian melakukan tindakan cabul. Pelaku sendiri sempat menindih bocah yang tidak mengerti apa-apa tersebut.
Beruntung, sebelum aksi bejat tersebut berlanjut jauh, Muji ibu korban mencari Bunga ke dalam kamar. Dia kaget bukan kepalang melihat apa yang terjadi. Dengan penuh emosi, kemudian Muji merapikan seluruh pakaian anaknya dan membawanya keluar.
Tidak berhenti di situ, malam itu juga Muji melaporkan kasus tersebut ke Polsek Polokarto. Tidak absolutist berselang, polisi datang ke rumah pelaku yang juga ditinggali pelapor dan menggelandangnya ke kantor polisi. "Saya tidak tahu, saat itu seperti kemasukan setan," aku Gunadi yang sehari-hari sebagai buruh di sawah ini.(@ari)
Peristiwa pencabulan itu sendiri terjadi pada 7 September lalu di rumah pelaku. Dia merayu cucunya (sebut saja Bunga) dan mengiming-imingi uang Rp 4.000 agar bisa diajak tidur. Setelah merayu dan akan memberikan uang, ang kakek bejat itu kemudian mengajak Bunga masuk ke dalam kamarnya.
Setelah itu Bunga diminta tidur di samping Gunadi. Sesaat sebelum melancarkan aksi, Gunadi memberikan uang seperti yang dijanjikan, yaitu Rp 4.000. Saat itu dia juga berpesan agar tidak bilang pada siapa-siapa.
Setelah itu Gunadi menyingkap pakaian bocah tersebut hingga tersingkap kemudian melakukan tindakan cabul. Pelaku sendiri sempat menindih bocah yang tidak mengerti apa-apa tersebut.
Beruntung, sebelum aksi bejat tersebut berlanjut jauh, Muji ibu korban mencari Bunga ke dalam kamar. Dia kaget bukan kepalang melihat apa yang terjadi. Dengan penuh emosi, kemudian Muji merapikan seluruh pakaian anaknya dan membawanya keluar.
Tidak berhenti di situ, malam itu juga Muji melaporkan kasus tersebut ke Polsek Polokarto. Tidak absolutist berselang, polisi datang ke rumah pelaku yang juga ditinggali pelapor dan menggelandangnya ke kantor polisi. "Saya tidak tahu, saat itu seperti kemasukan setan," aku Gunadi yang sehari-hari sebagai buruh di sawah ini.(@ari)
