• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Blunder Tarik Menarik KPK-POLRI

    Last Updated 2012-09-16T01:57:37Z


    Satelit9.com-ADA sebuah cerita luar biasa dari penyidik-penyidik yang ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi saat mereka menggeledah kantor Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia. Saat hendak mengambil abstracts yang ada di sebuah komputer tiba-tiba listrik di Korlantas dimatikan.
    Seorang jenderal polisi yang keberatan dengan tindakan penyidik KPK mematikan seluruh listrik gedung. Para penyidik yang berpangkat Komisaris Polisi itu mendatangi jenderal yang mematikan listrik.
    Kepada jenderal polisi itu mereka mengatakan bahwa penggeledahan itu sah karena mereka membawa izin dari Pengadilan untuk melakukan itu. Kalau jenderal menghalang-halangi tugas penyidik, maka jenderal akan saya tangkap karena mengganggu tugas penyidik.
    Ada kebanggaan terhadap tugas penyidik KPK. Mereka bekerja secara profesional. Mereka tidak melihat siapa yang melakukan kejahatan, tetapi kejahatan apa yang dilakukan oleh mereka yang diduga melakukan itu.
    Kesamaan di mata hukum, adequation afore the law, itulah yang harus dipegang teguh oleh penegak hukum. Hanya dengan itulah maka keadilan dan rasa keadilan akan dirasakan oleh masyarakat, sebab tidak ada yang istimewa di mata hukum.
    Penyidik-penyidik yang profesional seperti itu sungguh menjadi pilar dari KPK. Kerja para pimpinan KPK menjadi lebih mudah, karena penyidik akan selalu berupaya menemukan bukti-bukti kuat dari mereka yang diduga melakukan korupsi.
    Kita bisa bayangkan KPK akan menjadi pincang apabila para penyidik itu ditarik ke kesatuannya. Selama ini KPK sangat mengandalkan para penyidik dari Kepolisian dan Kejaksaan untuk membantu proses hukum dalam berbagai pengungkapan kasus korupsi.
    Kita tidak tahu alasan dari penarikan para penyidik itu. Penjelasan resmi tentu adalah bagian dari rotasi biasa. Bagaimana pun para penyidik harus kembali ke kesatuannya supaya bisa naik pangkat. Namun bukan mustahil karena para penyidik itu merepotkan institusinya sendiri.
    Rotasi penyidik merupakan tantangan lain yang dihadapi KPK. Sebagai sebuah komisi memang KPK bukan institusi yang permanen akan ada. Mereka sangat tergantung kepada penegak hukum yang lain yaitu kepolisian dan kejaksaan.
    Kita tidak tahu bagaimana melengkapi perangkat yang dibutuhkan bagi KPK untuk bisa bekerja lebih fokus. Ada yang mengusulkan digunakan penyidik independen. Namun penanganan hukum harus melewati tata cara yang benar sesuai dengan yang diatur di dalam kitab undang-undang hukum pidana.
    Proses yang salah bisa membuat orang yang disangkakan melakukan korupsi bisa bebas demi hukum. Untuk itu kesaksamaan dalam melakukan proses pemeriksaan sangat penting dan dibutuhkan penyidik-penyidik yang biasa melakukan hal itu.
    Begitu banyak persoalan yang dihadapi KPK sejak mereka terbentuk pascareformasi. Itu bagian dari tantangan atas kesungguhan kita dalam memberantas korupsi. Kehadiran KPK memang membuat jeri, apalagi ketika hal itu mengena kepada mereka.
    Kita melihat berbagai macam manuver dilakukan untuk membatasi ruang gerak KPK. Namun sampai sejauh ini KPK tetap berdiri dan bahkan semakin berani dalam memberantas korupsi.
    Kita sangat mendukung keberadaan KPK, terutama ketika lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan belum bersih dari aparat-aparat yang busuk. Begitu banyak penegak hukum yang memperjualbelikan hukum untuk memperkaya diri sendiri.
    Pimpinan KPK tentu tidak perlu goyah dengan kepergian para penyidiknya. Kita harus percaya bahwa masih banyak orang yang mau membantu KPK. Masih banyak orang yang cinta kepada negeri ini dan tidak rela negara ini dirusak terus oleh perilaku korupsi.
    Komentar
    • Blunder Tarik Menarik KPK-POLRI

    Terkini

    Topic Popular