• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Jelang Pilgub DKI ,Tim Jokowi-Ahok Mengadu ke Komnas HAM

    Last Updated 2012-09-07T09:45:29Z

    Satelit9.com,Jakarta-Panasnya suhu menjelang pemilihan gubernur DKI Jakarta, 20 September nanti, semakin terasa. Hari ini, Jumat (7/9), Tim Advokasi Jakarta Baru melaporkan potensi pelanggaran hak asasi manusia di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Jalan Laruharhari, Jakarta Pusat.Tim Advokasi Jakarta Baru diwakili oleh Habiburokhman, Munathsir Mustaman, Adhe Dwi Kurnia dan M. Said Bachrie. Mereka diterima staf Komnas HAM bagian pengaduan. Tim Advokasi mengadukan potensi pelanggaran HAM terkait pelarangan pemakaian baju kotak-kotak oleh Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Baju kotak-kotak identik dengan simbol pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok). Jakarta Baru adalah tagline kampanye Jokowi-Ahok.
    Menurut Tim Advokasi, pelarangan itu tidak ada dasar hukumnya. Hampir semua penduduk di Jakarta mempunyai baju kotak-kotak. Jika dilarang bisa menimbulkan konflik di lokasi pencoblosan. Menurut Tim Advokasi, baju kotak-kotak bukan alat peraga kampanye yang terdapat nomor urut ataupun foto pasangan calon.Tim Avdokasi menduga, Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta dan KPI DKI Jakarta sedang membahas pelarangan penggunaan baju kotak-kotak atas permintaan tim pasangan nomor 1: Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara). Jika penggunaan baju kotak-kotak dilarang, dipastikan melanggar HAM, terutama Pasal 4 UU Nomor 39 Tahun 1999.Selain itu, kata Habiburokhman, usulan pelarangan baju kotak-kotak akan menimbulkan inkonsistensi hukum. Karena pada putaran pertama lalu pemakaian baju kotak-kotak sama sekali tidak dilarang. Tim Advokasi meminta Komnas HAM mengingatkan KPU dan Panwaslu DKI Jakarta untuk tidak mengeluarkan aturan yang melarang baju bermotif kotak-kotak. (eko/agus)
    Komentar
    • Jelang Pilgub DKI ,Tim Jokowi-Ahok Mengadu ke Komnas HAM

    Terkini

    Topic Popular