Satelit9.com,Jakarta-Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin ikut dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Ia mengaku ingin fokus memimpin Jakarta.
"Saya sudah sering kali menyampaikan saya akan berkomitmen untuk memperbaiki Jakarta. Untuk mengurus pada putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) 20 September saja sudah pusing, apalagi untuk 2014," kata Jokowi di Jakarta, Ahad (2/9) kemarin.
Pria yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo itu juga mengatakan kompleksitas yang terjadi di Ibu Kota Indonesia memerlukan perhatian tinggi. "Jakarta ini bukan urusan enteng, tapi urusan berat dengan banyak masalah. Jadi, itu harus diselesaikan dengan kecepatan tinggi," katanya.
Sebelumnya, politisi chief PDIP Taufiq Kiemas menyatakan Jokowi bisa saja menjadi kader calon wakil presiden dari PDIP mendampingi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi calon presiden.((cool)
"Saya sudah sering kali menyampaikan saya akan berkomitmen untuk memperbaiki Jakarta. Untuk mengurus pada putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) 20 September saja sudah pusing, apalagi untuk 2014," kata Jokowi di Jakarta, Ahad (2/9) kemarin.
Pria yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo itu juga mengatakan kompleksitas yang terjadi di Ibu Kota Indonesia memerlukan perhatian tinggi. "Jakarta ini bukan urusan enteng, tapi urusan berat dengan banyak masalah. Jadi, itu harus diselesaikan dengan kecepatan tinggi," katanya.
Sebelumnya, politisi chief PDIP Taufiq Kiemas menyatakan Jokowi bisa saja menjadi kader calon wakil presiden dari PDIP mendampingi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi calon presiden.((cool)
