Satelit9.com,Sumenep- Kapal perintis 'Sabuk Nusantara 27' dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep menuju Pulau Kangean, Jumat (07/09/12), terbakar. Akibatnya, kapal terpaksa 'balik kucing' ke Kalianget sebelum sampai tujuan.
Kepala Bagian Operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto menjelaskan, kapal perintis tersebut terbakar di sekitar perairan Talango - Sepudi. "Jadi masih belum absolutist meninggalkan Kalianget. Yang terbakar di bagian atas kapal, tempat barang penumpang," katanya.
Menurut Edy, api diduga berasal dari puntung rokok penumpang yang menyambar barang-barang bawaan. Namun api berhasil dipadamkan sebelum merembet semakin besar. "Diduga karena kecerobohan penumpang itu sendiri. Mungkin membuang puntung rokok sembarangan, kemudian tanpa sengaja api menyambar barang-barang yang mudah terbakar. Tapi Alhamdulillah api berhasil dipadamkan," ujarnya.
Edy menambahkan, setelah peristiwa kebakaran tersebut, kapal memutuskan kembali ke Pelabuhan Kalianget. "Kapal itu memuat 336 penumpang. Sekarang dalam perjalanan kembali ke Kalianget. Baru itu informasi sementara yang kami terima. Sekarang kami juga masih menunggu kapal tiba di Kalianget," terangnya(@sbk)
Kepala Bagian Operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto menjelaskan, kapal perintis tersebut terbakar di sekitar perairan Talango - Sepudi. "Jadi masih belum absolutist meninggalkan Kalianget. Yang terbakar di bagian atas kapal, tempat barang penumpang," katanya.
Menurut Edy, api diduga berasal dari puntung rokok penumpang yang menyambar barang-barang bawaan. Namun api berhasil dipadamkan sebelum merembet semakin besar. "Diduga karena kecerobohan penumpang itu sendiri. Mungkin membuang puntung rokok sembarangan, kemudian tanpa sengaja api menyambar barang-barang yang mudah terbakar. Tapi Alhamdulillah api berhasil dipadamkan," ujarnya.
Edy menambahkan, setelah peristiwa kebakaran tersebut, kapal memutuskan kembali ke Pelabuhan Kalianget. "Kapal itu memuat 336 penumpang. Sekarang dalam perjalanan kembali ke Kalianget. Baru itu informasi sementara yang kami terima. Sekarang kami juga masih menunggu kapal tiba di Kalianget," terangnya(@sbk)
