Satelit9.com,NTT- Krisis air bersih terus melanda sejumlah wilayah di tanah air.Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, warga terpaksa minum air kubangan yang berada di bantaran kali Mageloo, Kecamatan Mego, Kabupaten Sika.
warga Desa Reroroja, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, NTT harus menggali kubangan di bantaran kali 4 meter, dibiarkan selama satu hari untuk dipenuhi air, tetapi hanya dapat maksimal dua ember, selebihnya air dalam kubangan tersebut mengering.
Lusia, 35, warga dusun Mageloo, Desa Reroroja, Kecamatan Mego mengaku, untuk kebutuhan masak dan minum, mereka terpaksa menggali lubang di sepanjang bantaran kali yang kini sudah mengering tersebut.
Tidak ada sumber air lain selain kali ini. Mereka mandi di genangan-genangan air yang ada. Kalau untuk minum, mereka terpaksa menggali tanah di kali ini menjadi kubangan hingga menemukan sumber air dan meletakkan batu di pinggiran lubang yang ada.
"Kemudian kubangan yang ada dibiarkan seharian hingga air menjadi bersih dan kami anggap layak untuk konsumsi," katanya.(@adi)