Satelit9.com,Jakarta- Dua inisial baru muncul sebagai terduga teroris peledakan bom di Beji, Depok, Jawa Barat, 8 September silam. Keduanya masih dalam pengejaran Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri.
"Dari hasil pemeriksaan, fokus kepada dua orang lagi, A dan S. Masih dikerja dan diselidiki," kata Juru Bicara Polri Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/9).
Menurut Boy, keduanya dicari berdasarkan keterangan M. Thorik, tersangka peracik bom Tambora, Jakarta Barat, yang juga ada di lokasi ledakan Beji. A dan S diduga ikut merakit bom. Salah seorang di antara mereka bahkan berada di lokasi saat bom meledak.
"Mereka diduga ikut bongkar pasang senjata, ada kegiatan merakit. Tapi belum tertangkap. Ada di Beji, satu yang nggak," kata Boy.(@deva)
"Dari hasil pemeriksaan, fokus kepada dua orang lagi, A dan S. Masih dikerja dan diselidiki," kata Juru Bicara Polri Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/9).
Menurut Boy, keduanya dicari berdasarkan keterangan M. Thorik, tersangka peracik bom Tambora, Jakarta Barat, yang juga ada di lokasi ledakan Beji. A dan S diduga ikut merakit bom. Salah seorang di antara mereka bahkan berada di lokasi saat bom meledak.
"Mereka diduga ikut bongkar pasang senjata, ada kegiatan merakit. Tapi belum tertangkap. Ada di Beji, satu yang nggak," kata Boy.(@deva)
