Satelit9.com,Jambi-Anggota satuan intel Kepolisian Resor Kota Jambi Brigadir Saifudin akhirnya mengembuskan nafas terakhir, setelah dua hari mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bratanata Jambi. Ia sempat menembak kepalanya sendiri."Brigadir Saifudin telah mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 13.00 WIB, " kata Ajun Komisaris Besar Almansyah, Juru Bicara Polisi Daerah Jambi, Ahad, 9 September 2012 kepada satelit9.com.
Menurut Almansyah, melihat kondisi korban semakin memburuk, tim dokter spesialis penyakit dalam dan dokter bedah saraf yang merawatnya mempersilakan keluarga Brigadir Saifudin, antara lain orang tuanya bersama istri almarhum, untuk menjenguk di ruangan ICU tempat Saifudin dirawat.
"Dokter menyampaikan kondisi terakhir dan penanganan maksimal dan meminta izin keluarganya untuk melepas alat medis yang sebelumnya menempel di tubuh korban," ujarnya.
Brigadir Saifudin melakukan aksi nekat dengan menembakkan pistol ke kepalanya sendiri, sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat, 07 September 2012. Korban sempat dioperasi selama kurang lebih tujuh jam di Rumah Sakit Bratanata Jambi.
Kejadian tragis itu dilakukan korban di depan istrinya. Hari itu, korban tengah berada di kantornya. Nyawa Saifudin tak terselamatkan, setelah peluru menembus kepalanya.(@kevin)