Satelit9.com,Pasuruan-Olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang yang digelar oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya di lokasi ledakan bom ikan di Kota Pasuruan berujung petaka. Seorang anggota tim Labfor terluka, akibat terkena sisa bom ikan.
Anggota Labfor yang mengalami naas ini, yaitu Ipda Nur Hidayat. Korban terluka pada bagian kaki kanan, setelah terkena sisa-sisa ledakan. Untungnya, luka yang diderita anggota Labfor naas ini tak begitu parah. "Ini karena terkena sisa ledakan" kata Kombes Pol Magdalena, Kalabfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Selasa (11/9/2012).
Begitu terkena sisa serpihan bom ikan, Ipda Nur Hidayat kemudian langsung ditolong warga keluar dari lokasi olah TKP di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Purworejo dengan menggunakan motor. Selanjutnya, korban lalu dipindahkan ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.
Insiden ledakan yang kedua kali tersebut, sempat membuat warga sekitar sempat gempar. Pasalnya, ledakan sisa bom ikan terdengar keras, hingga membuat warga banyak yang keluar rumah karena khawatir terjadi ledakan bom ikan susulan. "Ya (tadi ada ledakan)," jelas salah satu warga(@adi)
Anggota Labfor yang mengalami naas ini, yaitu Ipda Nur Hidayat. Korban terluka pada bagian kaki kanan, setelah terkena sisa-sisa ledakan. Untungnya, luka yang diderita anggota Labfor naas ini tak begitu parah. "Ini karena terkena sisa ledakan" kata Kombes Pol Magdalena, Kalabfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Selasa (11/9/2012).
Begitu terkena sisa serpihan bom ikan, Ipda Nur Hidayat kemudian langsung ditolong warga keluar dari lokasi olah TKP di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Purworejo dengan menggunakan motor. Selanjutnya, korban lalu dipindahkan ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.
Insiden ledakan yang kedua kali tersebut, sempat membuat warga sekitar sempat gempar. Pasalnya, ledakan sisa bom ikan terdengar keras, hingga membuat warga banyak yang keluar rumah karena khawatir terjadi ledakan bom ikan susulan. "Ya (tadi ada ledakan)," jelas salah satu warga(@adi)
